Jumat, 13 Desember 2019

HUKUM

Hubungan Asmara dan Penganiayaan Pelajar, Tagar JusticeForAudrey Trending Topic Dunia

news24xx


Ilustrasi Twitter.  Ilustrasi Twitter.

RIAU1.COM - Jadi viral di Medsos. Hubungan asmara yang berbuntut pengeroyokan antara pelajar SMA gara gara saling ejek di WhatsApp. 

Awalnya, Berita pengeroyokan seorang siswi berusia 14 tahun menjadi viral di media sosial twitter setelah akun @syarifahmelinda membuat thread terkait kekerasan yang diterima Audrey dari 12 orang pelajar SMA di Pontianak, Kalimantan Barat.



BACA JUGA : Tulis Cuitan Prostitusi Pramugari, Petinggi Garuda Laporkan Akun @digeeembok ke Polisi

 

Akun tersebut menulis bahwa pemicu kekerasan ini berkaitan dengan hubungan asmara antara salah seorang pelaku dengan kakak korban.

“Masalah ini dipicu dari saling sindir di whatsapp terkait hubungan asmara antara salah satu pelaku Da (siswi SMAN 4 Pontianak) sekaligus kekasih mantan kakak korban, Po (siswi SMAN 2 Pontianak). kejadian ini bermula pada 29 Maret 2019 kemarin,” tulis akun @syarifahmelinda tersebut pada Minggu (7/4/2019).

Dalam thread juga diceritakan kalau korban mengalami trauma akibat kekerasan yang dialaminya.

Seiring mencuatnya kabar ini, tagar #JusticeForAudrey pun naik menjadi trending topik dunia nomor 1 dengan jumlah cuitan hampir mencapai 500 ribu hingga pukul 22.40 WIB, Selasa (9/4/2019), seperti dilansir bisnis.com. 

Sedangkan thread @syarifahmelinda mengumpulkan lebih dari 40 ribu retweet dan disukai sebanyak 24 ribu akun.

Tak hanya masyarakat Indonesia, wargadunia juga turut mengungkapkan rasa prihatin dan kecewa mereka. Penjelasan mengenai kasus ini dalam bahasa Inggris sudah tersebar.



BACA JUGA : Pria 50 tahun di Bengkalis Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Karlahut

 

Berikut tanggapan warganet seluruh dunia mengenai pengeroyokan ini.

“Hai, Komisi Perlindungan Anak. Apakah Anda tahu arti dari ‘PERLINDUNGAN ANAK’? Anda seharusnya melindungi anak-anak! Bukan pelaku! For pete’s sake. Sangat mengecewakan. #JusticeForAudrey” - @vintaeyj (https://twitter.com/vintaeyj/status/1115635968432697344)

“Mendengar dan membaca cerita tentang Audrey benar-benar membuat saya sedih, saya berharap keadilan dalam kasus ini. Jangan biarkan ini terjadi lagi. Dan untuk Audrey tetap kuat sayang, Kami di sini untukmu memperjuangkan keadilan untukmu! #JusticeForAudrey Kami ingin dan butuh keadilan untuk Audrey! - @earlgraydae (https://twitter.com/earlgraydae/status/1115638802322612229)

“Sedih juga melihat pelajar Indonesia yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa malah berperilaku kejam terhadap orang lain, apalagi sesama perempuan. Mungkin hukum di dunia kamu masih bisa selamat, tapi hukum akhirat siapa yang tahu akhirnya. #JusticeForAudrey” - @Flathifaa (https://twitter.com/FLathifaa/status/1115633732088553472)

Sementara itu, salah seorang warganet bernama Fachira Anindy membuat petisi kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan untuk menegakkan keadilan untuk Audrey. Hingga pukul 22:50 WIB, petisi ini sudah ditandatangani hampir 1,5 juta kali.

R1/Hee