Minggu, 19 September 2021

INDRAGIRI-HILIR

Gandeng KPU dan Bawaslu serta Kesbangpol, PAN Inhil Gelar Pendidikan Politik

news24xx


Pengurus PAN bersama Narsum Pengurus PAN bersama Narsum

RIAU1.COM -Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Pendidikan Politik untuk kader di DPD dan DPC se Kabupaten Inhil, Sabtu 29 Mei 2021.

Kegiatan yang digelar di Sekretariat DPD PAN Inhil jalan HR Subrantas itu dilaksanakan dengan menggandeng pihak KPU dan Bawaslu serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Inhil sebagai Narasumber.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD PAN Inhil, Sulaiman MZ, Sekretaris DPD PAN Inhil, Buono Abdi, jajaran pengurus DPD PAN Inhil, pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se Kabupaten Inhil, Ketua KPU Inhil, Herdian Asmi dan Ketua Bawaslu Inhil, M. Dong serta Kepala Badan Kesbangpol Inhil diwakili Sekretaris Kesbangpol, Marlis Syarif.

Ketua DPD PAN Inhil, Sulaiman MZ dalam sambutannya menyebutkan, menjelang tahun 2024 ada tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh partai sehingga PAN Inhil harus kembali membangun kekuatan dan membangun mesin partai. 

"PAN Inhil harus menghidupkan kembali mesin partai yang sudah lama tidak dihidupkan untuk mengejar ketertinggalan pada tahun 2019 lalu," ungkap Sulaiman MZ pada acara Pendidikan Politik yang dilanjutkan dengan kegiatan pembekalan pengurus serta strategi pemenangan Pemilu.

Menurut anggota DPRD Provinsi Riau itu, ketertinggalan pada kontestasi tahun 2019 lalu harus dibayar dengan kemenangan di tahun 2024 sehingga hal ini harus terus didengungkan sampai ke ranting dan dusun.

"Target saya tahun 2021 ini sudah ada 75 persen mesin partai yang kembali dibangun dengan menghidupkan kembali ranting," katanya.

Sekretaris Kesbangpol Inhil, Marlis Syarif dalam kesempatan tersebut meminta PAN Inhil untuk selalu mengikuti koridor aturan yang ada dan terus melakukan pengabdian kepada masyarakat.

"Sebanyak 40 persen dana partai boleh digunakan untuk pendidikan politik partai. Kesbangpol siap berdialog kepada semua Parpol karena kami milik masyarakat Inhil. Kita doakan pemerintah sukses dalam penyelenggaraan setiap proses demokrasi, kita doakan semua Parpol seiring sejalan dalam mengabdi kepada masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Inhil, Herdian Asmi menjelaskan jika Pemilihan Legislatif (Pileg) akan diadakan pada 21 Februari 2024 sedangkan Pilkada pada November 2024 mendatang.


BACA JUGA : Jaringan Bandar Sabu Dibekuk Polres Inhil


"Pelihara kader untuk eksistensi partai. Tahapan awal adalah pendaftaran Parpol yang diperkirakan akan dilaksanakan bulan September tahun 2022," jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan jika pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang terbaru, dimana Parpol yang memiliki perwakilan di DPR RI tidak lagi perlu dilakukan verifikasi Faktual sehingga cukup mendaftarkan kembali semua dokumen yang diperlukan untuk Verifikasi administrasi.

"Mulai dari sekarang, mulailah diangsur mengumpulkan dokumen yang diperlukan untuk kelengkapan pendaftaran di tahun 2022 mendatang," imbuhnya.

Senada dengan Ketua Bawaslu Inhil, M Dong yang menyampaikan agar Parpol ikut serta dalam mengawasi jalannya proses Pemilu sesuai aturan karena personil Bawaslu yang sangat terbatas sehingga tidak bisa mengawasi jalannya proses Pemilu sendirian.

"Maka Bawaslu punya tagline yaitu bersama rakyat awasi Pemilu, rakyat itu termasuk didalamnya juga Partai Politik," kata M Dong.


BACA JUGA : Di Rumah Pemulihan Gizi, Zulaikhah Wardan Harap 20 Anak Bertambah Tinggi dan Berat Badan Dua Pekan ke Depan


Dirinya menceritakan, pada Pemilu legislatif 2019 lalu, pelanggaran Caleg banyak dilakukan karena tidak paham aturan sehingga selama ini Bawaslu terus melakukan diskusi dalam rangka melakukan pengawasan terhadap pelanggaran Pileg atau Pilkada.

"Mari sama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat, kalau ingin calon legislatif atau Pilkada yang berkualitas maka kita harus meminimalisir adanya pelanggaran," pungkasnya.