Senin, 09 Desember 2019

POLITIK

Mantan Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu Dipanggil Jokowi untuk Posisi Menteri, Ini Profilnya

news24xx


Tetty Paruntu.  Tetty Paruntu.

RIAU1.COM - Wanita cantik ini bakal menjadi salah satu Menteri, setelah dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Negara, Senin pagi. 

Christiany Eugenia Paruntu atau biasa disapa Tetty Paruntu hadir di Istana Negara, Senin (21/10). 

Tetty memakai kemeja putih dengan celana panjang hitam, dan didampingi dengan beberapa pengawalnya.

Kehadiran Tetty mengundang perkenalan calon menteri baru yang akan diumumkan Presiden Jokowi di Istana Negara. 



BACA JUGA : Ini Detik-detik Amien Rais Geram di Rakernas PAN

 

Lalu siapakah Tetty Paruntu? Berikut profil Christiany Eugenia Paruntu:

Christiany Eugenia Paruntu pernah terpilih sebagai Bupati Minahasa Selatan periode 2010-2015 di era Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Kemudian wanita cantik ini kembali diaktifkan sebagai Bupati Minahasa Selatan pada 17 Februari 2016 di era Presiden ke-7 Joko Widodo.

Tak hanya sebagai pejabat, Christiany juga mendapat posisi penting di beberapa perusahaan. Pada 1992, Christianyugaskan sebagai Presiden Direktur PT Puspita Adhiniaga Indonesia. Kemudian pada 1999-2006, ia diangkat sebagai Komisaris PT Trutama Star.

Pada 2004-2009, Christiany juga ditunjuk sebagai Komisaris PT Chandra Ekakarya Pratama. Kemudian ia diangkat sebagai Direktur PT Partim Indomakmur.

Selanjutnya pada 2006, Christiany diundang sebagai Presiden Direktur PT Chandra Ekakarya Pratama.

Christiany Eugenia Paruntu juga menjadi Ketua Golkar Sulawesi Utara. Bahkan sebelumnya, Christiany sempat mencalonkan diri sebagai calon gubernur periode 2021-2026.

 Christiany juga mengundang pihak lain untuk  koalisi.

"Sudah ada parpol yang berkomunikasi dengan Golkar Sulut. Kalau partai apa yang dekati kami, itu masih rahasia," kata dia, seperti dilansir merdeka.com.

Sebelumnya, Paruntu juga diusung oleh partai Golkar sebagai Bupati Minahasa Selatan pada Pilkada 2010.

Saat sebagai Bupati Minahasa Selatan, ada banyak peraturan yang disetujui Christianuc Eugenia Paruntu. 

Seperti dalam masalah pelarangan aktivitas bongkar kapal aspal curah Permata Niaga di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Mobongo Kelurahan Kawangkoan bawah, Kecamatan Amurang Barat, Minahasa Selatan.



BACA JUGA : Rakernas PAN Ricuh di Tengah Kehadiran Amin Rais dan Zulkifli Hasan

 

"Itu enggak bisa. Menteri yang mau meminta tolong ke saya, enggak ada. Itu sudah menyalahi aturan, nanti saya yang salah," kata Christiany Eugenia Paruntu.

Kemudian, Paruntu juga memberikan suara keras kepada para Kepala Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) jika Pemkab Minsel mendapat opini Penafian dari badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan tahun 2013.

Lebih lanjut, mereka harus siap-siap 'angkat kaki' dari permintaannya.

R1 Hee