Senin, 09 Desember 2019

BISNIS

Kuartal IIII Di 2019, BI Sebut Utang Luar Negeri Sentuh Rp5.567 Triliun

news24xx


Ilustrasi utang (Foto: Istimewa/internet) Ilustrasi utang (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Bank Indonesia menyebutkan Utang Luar Neger (ULN) Indonesia pada akhir triwulan III-2019 sebesar USD 395,6 miliar atau Rp5.567 triliun.

Baca Juga: Usai Kasus Harley Dirut Garuda, PKS Ingatkan Utang BUMN Rp 1.960 Triliun

www.jualbuy.com
Utang ini Terdiri dari ULN pemerintah dan bank sentral sebesar USD 197,1, serta ULN swasta sebesar USD 198,5 miliar. ULN Indonesia tumbuh 10,2 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya dikutip dari merdeka.com, Jumat, 15 November 2019.

Pertumbuhan ULN pemerintah disebutkan meningkat sejalan dengan optimisme investor asing terhadap prospek perekonomian nasional. Posisi ULN pemerintah pada akhir triwulan III 2019 tercatat sebesar USD194,4 miliar atau tumbuh 10,3 persen (yoy), meningkat dari 9,1 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Sepanjang triwulan III-2019, investor nonresiden membukukan pembelian neto Surat Berharga Negara (SBN) domestik yang cukup besar sehingga mendorong kenaikan ULN Pemerintah.
Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Chatib Basri Jadi Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri

Iklan Riau1
Pengelolaan ULN pemerintah diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, dengan porsi terbesar pada beberapa sektor produktif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yaitu sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (19,0 persen dari total ULN Pemerintah), sektor konstruksi (16,5 persen), sektor jasa pendidikan (16,0 persen), sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (15,3 persen), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (13,7 persen).





Loading...