Jumat, 24 Januari 2020

GAYA-HIDUP

Benarkah Vape Bikin Kolapsnya Paru-paru Ratusan Remaja?

news24xx


Ilustrasi: Internet Ilustrasi: Internet

RIAU1.COM - Sekitar149 remaja di 15 negara bagian Amerika Serikat mengalami penyakit paru setelah menggunakan rokok elektrik atau vape. 

Dilansir akun Instagram indozonehealth, 31 Agustus 2018, Seorang profesor kedokteran di Universitas California, San Diego, Dr Laura Crotty Alexander, ia mengatakan pada umumnya vape berisikan nikotin, glikol dan gliserol. 

Saat dipanaskan yang kemudian menjadi uap akan membentuk bahan kimia, beberapa di antaranya beracun yang dapat membahayakan. 

Kandungan nikotin merupakan senyawa aktif farmakologis dari tembakau, sehingga saat menggunakan vape mereka cenderung menjadi ketergantungan. 

Kandungan mariyuana pada vape tidak terlalu berisiko, namun kandungan tersebutjuga memiliki efek samping. 

Sehingga sampai saat ini belum diketahui apakah penyebab kematian tersebut karena kandungan yang ada pada vape. 





Loading...