Sabtu, 19 Juni 2021

INDRAGIRI-HILIR

12 Kelompok Tani di Inhil Dapat Bantuan Mesin Perontok Padi

news24xx


12 Kelompok Tani di Inhil Dapat Bantuan Mesin Perontok Padi 12 Kelompok Tani di Inhil Dapat Bantuan Mesin Perontok Padi

RIAU1.COM -Sebanyak 12 Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapat bantuan alat pertanian Power Thresher atau mesin perontok padi.

Penyerahan bantuan alat tersebut diserahkan langsung oleh Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau serta juga dihadiri langsung Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau Komisi II, Sulaiman MZ.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau melalui Kasi Pascapanen Tanaman Pangan, Ir. Dasmidawati menjelaskan jika bantuan tersebut bisa terlaksana berkat upaya dari anggota dewan Provinsi Riau dari Komisi II.
Baca Juga: Tiga Tersangka Ngaku Dapat Sabu dari Narapidana, Polisi Masih Selidiki



www.jualbuy.com
"Awalnya bantuan tersebut hanya ada 10 unit, itu untuk Kepulauan Meranti dan Rohil dikarenakan anggaran dinas terbatas," ungkap Dasmidawati, Ahad 6 Juni 2021.

Ditambahkannya, kemudian diupayakan oleh Dewan Provinsi Komisi II asal Kabupaten Inhil Sulaiman MZ dan Arpah sehingga mendapat anggaran 12 unit Power Thresher lagi untuk Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Inhil.

"Penyaluran kita dibantu Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Inhil.  Ada 12 Kelompok Tani dan masing-masing mendapat bantuan 1 unit," tambahnya.

Sementara itu, ucapan terima kasih disampaikan para kelompok tani atas perjuangan anggota dewan Provinsi Riau dalam meningkatkan kesejahteraan para petani di Inhil.

Baca Juga: Miliki Narkoba, 3 Pria di Inhil Ditangkap Polisi


Seperti penuturan yang disampaikan oleh Solikan selaku Ketua Kelompok Tani Serba Guna dari Desa Sanglar, Kecamatan Reteh yang mengaku bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk para petani.

"Kami sangat berterima kasih. Alat Power Thresher ini sangat membantu sekali bagi kelompok tani kami yang berjumlah sekitar 67 anggota. Semoga bantuan bisa kami dapatkan lagi karena kami masih kekurangan alat pertanian untuk pascapanen," ucapnya.





loading...
Loading...