Senin, 30 November 2020

INDRAGIRI-HULU

Mengembala Sapi, Seorang IRT di Inhu Ditemukan Tewas Terlilit dalam Kebun Sawit

news24xx


Ilustrasi Ilustrasi

RIAU1.COM - Nurhayati (50) warga Desa Serai Wangi, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu, Riau tewas mengenaskan akibat terlilit tali dari sapi yang di angonnya (gembala-red).

Wanita paruh baya ini ditemukan sudah tidak bernyawa oleh tetangganya (saksi), Nurdiati (38), Maya (30) dan Jari (56) di areal kebun kelapa sawit milik saksi, Jari yang berada di Desa Serai Wangi.

Demikian disampaikan Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIk melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Kamis 1 Oktober 2020. Kronologis kejadian, kata Misran, pada Rabu 30 September 2020 sekitar pukul 17.00 WIB, suami korban, Paidi (59) pulang kerumah dari bekerja dan melihat anaknya hanya sendirian dirumah.

Baca Juga: Kondisi Rumah Reyot Warga Inhu Ini Sempat Viral, Kini Sudah Layak Huni



www.jualbuy.com

Kemudian, Paidi menanyakan keberadaan korban kepada anaknya. Sejurus kemudian, suami korban melihat ada sapi betina miliknya pulang menuju kandang.

Tapi suami korban melihat sapi tersebut pergi lagi kearah kebun kelapa sawit milik Jari. "Melihat itu, suami dan anak korban mengikuti sapi tersebut," sebut Misran.

"Kemudian anak korban melihat ibunya sudah tergeletak dibawah pohon sawit dengan kondisi terlilit tali sapi. Lantas suami korban melepas tali tersebut dan suami korban jatuh pingsan disebelah jasad korban," terang Misran.

Baca Juga: APBD Inhu Rp1,4 Triliun Disetujui, 2 Fraksi DPRD Inhu Buat 'Catatan'

Beberapa menit kemudian,  suami korban siuman setelah mendengar suara tangisan anaknya. Dan selanjutnya suami korban meninggalkan lokasi untuk meminta pertolongan warga sekitar.

"Dari TKP, petugas mengamankan barang bukti dua pasang sandal warna kuning dan warna merah serta seutas tali tambang dengan panjang 2,5 meter dan 1 botol air minum, memeriksa sejumlah saksi dan memasang garis polisi serta membawa korban ke RSUD Indra Sari Rengat untuk dilakukan visum et revertum," kata Misran.





loading...
Loading...