Senin, 27 Januari 2020

INTERNASIONAL

Ide Pertama Sepeda Lipat Brompton Yang Bikin Geger Indonesia

news24xx


Ilustrasi pesepeda menggunakan Brompton [Foto: Istimewa/internet] Ilustrasi pesepeda menggunakan Brompton [Foto: Istimewa/internet]

RIAU1.COM - Andrew Ricthie pembuat pertama Brompton mengaku mendapatkan ide dari keinginan membuat sepeda yang bisa dibawa masuk dalam apartemen sempit di London. 

Baca Juga: Cegah Penyebaran Corona, China Perluas Isolasi Hingga ke Beijing dan Disneyland Hongkong

www.jualbuy.com

Alasan lainnya warga London saat itu terlalu banyak mengeluarkan biaya dari rumah ke stasiun kereta bawah tanah dan bandara dinukil dari historia.id, Minggu, 8 Desember 2019.

Sementara warga yang pergi dari rumah ke bandara dengan naik taksi biayanya hampir sama dengan naik pesawat terbang keliling perkotaan.

Serta moda transportasi harus mampu mengantarkan warga dari rumah ke stasiun dengan cepat dan murah.

Berawal dari keresahaan itu akhirnya insinyur ini berhasil menciptakan sepeda impiannya. Dimana nama Brompton berasal dari nama gereja Brompton Oratory terletak di seberang apartemennya.

Agar kualitas sepedanya itu terus meningkat dan membayar semua upaya keras dan fokusnya, Andrew membanderol Brompton dengan harga tinggi.

Selain itu Brompton juga tak jor-joran memproduksi sepeda. Ini sesuai dengan prinsip awalnya ketika mendirikan pabrik.

Brompton juga menolak pesanan dengan jumlah tertentu dari berbagai pihak. Sehingga Brompton eksklusif dan terbatas karena handmade dibuat dengan jam kerja yang terbatas.

Baca Juga: 2.700 Pasien Terjangkit Virus Corona, Pemerintah China Umumkan Larangan Jual Beli Daging Satwa Liar

Iklan Riau1

Setelah jadi, Brompton tak lekas meraih pasaran. Reputasi Brompton justru berasal dari mulut ke mulut hingga akhirnya menjadi yang tersohor dan mendapat tempat di pasaran ekspor.

Dia membutuhkan waktu 30 tahun untuk mengekspor 80 persen sepeda. Yang terjauh sampai ke kutub selatan.





Loading...