Minggu, 05 April 2020

INTERNASIONAL

Kapal Pesiar MS Westerdam Terkatung-Katung di Lautan Setelah Ditolak Berlabuh di 5 Negara

news24xx


Penumpang MS Westerdam tiba di Kamboja. Foto: Reuters. Penumpang MS Westerdam tiba di Kamboja. Foto: Reuters.

RIAU1.COM -Pemerintah Malaysia menegaskan menolak penumpang kapal pesiar MS Westerdam ke negaranya. Penolakan disampaikan setelah seorang penumpang kapal itu dinyatakan positif terjangkit virus corona dalam dua kali pengujian.

Hal ini disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Waz Azizah Wan Ismail pada Minggu (16/2/2020) sebagaimana dilansir dari Kumparan.com. Dia mengatakan larangan masuk terhadap penumpang MS Westerdam karena "mereka melakukan kontak dengan kasus positif" virus corona atau COVID-19.

Wan Azizah juga menegaskan Malaysia akan menolak sandar seluruh kapal pesiar yang berlabuh atau transit di pelabuhan manapun di China. Sebelumnya seorang penumpang wanita MS Westerdam asal Amerika Serikat dinyatakan positif virus corona ketika transit di bandara Kuala Lumpur.

Perusahaan kapal pesiar Holland America Inc dan pemerintah Kamboja meminta dilakukan pemeriksaan ulang, namun hasilnya tetap positif. Total ada 145 penumpang MS Westerdam yang tiba di Malaysia, namun hanya wanita itu dan suaminya yang memperlihatkan gejala.

Baca Juga: Hindari Virus Corona, Suku Adat Orang Asli Malaysia Isolasi Diri di Hutan

www.jualbuy.com

Sebanyak 137 orang di antaranya telah meninggalkan Kuala Lumpur. Sementara enam lainnya masih menunggu penerbangan.

"Pengujian kembali COVID-19 dilakukan terhadap pasangan suami dan istri tadi malam dan hasilnya tetap sama. Istrinya positif, dan suaminya negatif," ujar Wan Azizah.

Kasus kali ini menambah jumlah penderita COVID-19 di Malaysia menjadi 22 orang. Secara global, jumlah penderita sudah hampir 70 ribu orang, mayoritas di China. Sementara angka kematian sudah lebih dari 1.600 orang.

Baca Juga: Cerita Uskup Agung Amerika Bentuk Tim Pengusir Dedemit Setelah Vakum 160 Tahun

Iklan Riau1

Kapal pesiar MS Westerdam sebelumnya ditolak berlabuh di lima negara setelah sempat mampir ke Hong Kong. Dua minggu terkatung-katung di lautan, kapal itu akhirnya bisa berlabuh di Sihanoukville, Kamboja.

Dari Kamboja, para penumpang kapal pesiar milik Holland America Inc tersebut pulang ke negara masing-masing. Temuan kasus positif ini mengejutkan. Pasalnya, mereka telah diperiksa secara berkala di dalam kapal.

Pemerintah Kamboja juga telah memeriksa kesehatan mereka, dan hasilnya semuanya negatif. Bahkan, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen sempat menyambut mereka dengan bersalaman dan berpelukan.





Loading...