Rabu, 27 Oktober 2021

KEPULAUAN-RIAU

Sejumlah Kepala Dinas di Bintan Ditipu, Mengaku Kasipidsus Kejari

news24xx


Ilustrasi/Net Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tertipu. Akibatnya nomor telpon Kepala Kejaksaan Negeri Bintan, I Wayan Riana menjadi sibuk mendapat telpon dari para kadis.

Baca Juga: Pemerintah Pusat Diminta Buka Delapan Pelabuhan di Kepri untuk Wisatawan Mancanegara



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com

Kajari I Wayan sendiri kebingungan. Banyak pejabat Pemkab Bintan (kepala dinas) menghubunginya. Sementara para kepala dinas mengaku dimintai oleh Kasi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari untuk menghubungi kepala kejaksaan.

Kajari akhirnya mengkonfirmasi hal itu kepada anak buahnya, yakni Kasipidsus, Fajrin.

Fajrin pun merasa tidak pernah mengubungi kepala dinas untuk hal seperti itu.

Ada indikasi penipuan. Kajari langsung berkoordinasi dengan Polres Bintan melacak nomor misterius itu.
 
Dari hasil tracing kepolisian, yang menghubungi kepala dinas berasal dari Kelurahan Gadog, Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

"Jadi kepala dinas itu menghubungi saya. Mereka bilang ada yang ngaku Kasipidsus menyuruh menelepon Pak Kajari," ujar I Wayan, seperti dimuat Batamnews, Selasa (14/9/2021).

I Wayan mengaku aneh pelaku penipuan itu bisa mendapatkan nomor ponsel yang dimiliki oleh para kadis di Pemkab Bintan. 

Menurut dia ada orang dalam yang bekerja sama dengan pelaku penipuan dan memberikan nomor para kadis tersebut.

"Yang anehnya kok dia (pelaku-red) tau nomor kadis-kadis di Bintan. Saya rasa ada oang dalam yang kasih nomor kadis itu," katanya.

Dia mengimbau kepada semua pihak jika ada oknum yang mengaku dan mengatasnamakan jaksa ataupun kepala kejaksaan agar segera melaporkannya ke Kejari Bintan. 

Baca Juga: Bermain di Waduk Sei Pulai Tanjung Pinang, Dua Bocah Perempuan Tewas Tenggelam

"Saya ingin mengingatkan bahwa dari pihak Kejari Bintan tidak pernah menelpon atau menghubungi untuk meminta sesuatu baik kepada kadis atau pihak lainnya," ucapnya.*
 





loading...
Loading...