Selasa, 12 November 2019

NASIONAL

UAS: Ada Masanya Kaya, Ada Masanya Punya Kuasa

news24xx


Ustaz Abdul Somad (UAS). Foto: Capture dari Youtube Ustadz Abdul Somad Official. Ustaz Abdul Somad (UAS). Foto: Capture dari Youtube Ustadz Abdul Somad Official.

RIAU1.COM -Ustadz Abdul Somad mengatakan, bunga yang indah sifatnya cepat layu.

"Kuntum, mekar, kembang, harum, layu, kuning, mati. Sifat bunga," kata Ustaz Abdul Somad dalam video yang diunggah channel Youtube Ustadz Abdul Somad Official.

Dilansir dari TribunPontianak.co.id, Selasa (16/10/2019), Ustaz Abdul Somad mengatakan, perempuan seperti bunga. Maka menjadi bunga harus siap layu.

"Sekarang banyak bunga yang tak siap layu. Akhirnya dia tengok sudah agak-agak layu, naikkan lagi (seraya memegang wajah). Sudah agak-agak layu, naikkan lagi. Ambil jepitan jemuran, jepit di hidung," kata UAS dalam ceramah di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta itu.

"Kau cantik bukan karena make up mu. Dipasang cepat-cepat, lampu mati. Begitu keluar rumah, kawan senyum semua. Rupanya salah pasang. Sebelah hijau sebelah biru," paparnya.



BACA JUGA : Sejarah Pulau Dewata Sampai Begitu Terkenal Di Mata Dunia

Iklan Riau1

Oleh sebab itu kata UAS, maka ini harus dijaga. Karena bunga-bunga ini ada masanya kembang, ada masanya mekar, ada masanya harum semerbak. Semua senang.

"Tapi sampai masanya dia akan layu tak lagi berkembang. Oleh sebab itu, perempuan yang bertahan adalah perempuan yang siap menerima ketetapan Allah SWT," paparnya. 

Ustadz Abdul Somad melanjutkan, artinya apa? Bahwa hidup ini juga begini.

"Ada masanya hebat. Ada masanya kaya, ada masanya punya kuasa," katanya.



BACA JUGA : Regulasi Rumit, Biaya Logistik Tinggi, dan UMP Naik Tiap Tahun Hambat Industri Makanan dan Minuman

"Ada masanya popular, ada masanya viral. Ada masanya sepi, sendiri, masuk ke liang lahat. Siapa yang menemani di liang lahat? Amal," tegas UAS.

Kalau pernah kaki melangkah datang ke masjid itulah yang akan menolong di hadapan Allah SWT.

Kalau ada memasukkan duit ke dalam kotak amal, dalam kantong-kantong sedekah tadi 

"Yang kau makan busuk, yang kau pakai lapuk. yang kau sedekahkan itulah yang akan kau bawa menghadap Allah SWT," ungkap UAS.





Loading...