Rabu, 26 Februari 2020

NASIONAL

Area di Perumahan Batan Indah Tangerang Selatan Terpapar Radioaktif

news24xx


Ilustrasi radioaktif. Foto: Reuters. Ilustrasi radioaktif. Foto: Reuters.

RIAU1.COM -Area di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan (Tangsel), terpapar radioaktif. Beberapa warga pun dicek tingkat kontaminasi menggunakan whole body counting (WBC).

"Tim Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) juga akan melakukan pemeriksaan whole body counting (WBC) terhadap beberapa warga di sekitar lokasi," kata Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Indra Gunawan dikutip dari Detik.com, Jumat (14/2/2020).

Bapeten sudah melakukan pengecekan ulang dan penyisiran ke lokasi terkait penemuan adanya kenaikan laju radioaktif. Bapeten juga melakukan koordinasi ke RT setempat untuk memasang safety perimeter.

Baca Juga: Mendagri: Pemerintah Sudah Kucurkan Dana Desa Rp 1,3 Triliun per 19 Februari

www.jualbuy.com

"Tim uji fungsi melakukan pengecekan ulang dan penyisiran di sekitar daerah tersebut di atas, dan ditemukan nilai paparan radiasi lingkungan dengan laju paparan terukur signifikan di atas nilai normal," kata Indra.

Bapeten pun sudah melakukan dekontaminasi sebagai upaya menurunkan laju paparan radioaktif. Tim Bapeten juga sudah mengambil sampel tanah dan air untuk menganalisis temuan tersebut.

Hasilnya, laju paparan mengalami penurunan yang signifikan, tapi masih tetap di atas nilai normal. Jadi, menurut Indra, proses dekontaminasi perlu dilanjutkan agar nilai laju paparan kembali normal.

Baca Juga: Angkat 13 Orang Penasihat, Moeldoko Dilaporkan ke Ombudsman RI

Iklan Riau1

Indra juga mengimbau warga tidak memasuki lokasi terdampak, yakni di area tanah kosong di samping lapangan voli Blok J, perumahan tersebut.

"Laju paparan pada batas trotoar jalan Perumahan Batan Indah Blok H, I, J dan lapangan voli blok J terukur pada batas normal. Untuk alasan keselamatan, warga dihimbau untuk tidak memasuki lokasi terdampak kontaminasi hingga batas trotoar dan lapangan voli," ujarnya.





Loading...