Selasa, 07 Juli 2020

NASIONAL

Natalius Pigai Nilai 'Tak Patut' Jika Injil Berbahasa Minang

news24xx


Natalius Pigai (Foto: Istimewa/internet) Natalius Pigai (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengaku tak mempersoalkan aksi Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno menyurati Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate untuk menghapus aplikasi Alkitab berbahasa Minang.

Pernyataan ini disampaikannya melalui akun media sosial Twitter @NataliusPigai2, Jumat, 5 Juni 2020.

Bahkan dia menilai aksi gubernur ini sudah tepat karena aplikasi injil berbahasa Minang tersebut sudah tidak lagi berguna jika tak memenuhi asas mendesak hingga manfaat bagi orang-orang Sumatera Barat.

Tambahnya, jika ada masyarakat yang membutuhkan Alkitab dalam bentuk aplikasi, cukup gunakan saja terjemahaan Bahasa Indonesia.

Baca Juga: Ini Sejarah Sepeda Pertama di Indonesia

www.jualbuy.com

" Suatu instrumen (barang) diadakan berdasar atas asas: Nesesitas, urgensitas dan utilitas, dilihat dr 3 asas ini mk Aplikasi Injil Bahasa Minang jd tidak relevan. Jika ada orang yg punya niat membaca maka Alkitab Berbahasa Indonesia sudah cukup," terangnya.

Baca Juga: Kementan Produksi Massal Kalung Antivirus Corona, Achsanul Qosasi: Ini Obat Apa Jimat

Untuk diketahui, Gubernur Sumbar menyurati Menteri Komunikasi dan Informatika untuk menghapus aplikasi Alkitab berbahasa Minang baru-baru ini.

Alasannya bukan membedakan agama, tetapi lebih mengarah ke budayaan di Sumbar.





loading...
Loading...