Rabu, 26 Februari 2020

OLAHRAGA

Kalah Telak 3 Gol Tanpa Balas dari Vietnam, Indonesia Bawa Pulang Medali Perak

news24xx


Penjaga gawang Timnas U-23 Indonesia Nadeo Arga Winata (tengah) tertegun saat terjadi gol dari Timnas Vietnam dalam pertandingan final sepak bola putra SEA Games 2019. Foto: Antara. Penjaga gawang Timnas U-23 Indonesia Nadeo Arga Winata (tengah) tertegun saat terjadi gol dari Timnas Vietnam dalam pertandingan final sepak bola putra SEA Games 2019. Foto: Antara.

RIAU1.COM -Timnas U-23 Indonesia gagal merebut medali emas di pentas SEA Games 2019 setelah kalah dari Vietnam di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12/2019). Indonesia kalah telak tiga gol tanpa balas dari Vietnam.

Dilansir dari Tempo.co, Timnas U-23 harus puas membawa pulang medali perak. Indonesia gagal mengakhiri paceklik emas yang sudah lama terjadi.

Sebelumnya, Indonesia pernah dua kali menjadi juara di ajang ini. Terakhir kali, emas diraih Garuda Muda pada 1991.

Baca Juga: Pemerintah Berjanji Akan Memberikan Dukungan Lebih Bagi Para Atlet yang Alami Cacat Intelektual

www.jualbuy.com

Namun bagi Vietnam kemenangan dari Timnas U-23 Indonesia mengakhiri puasa medali emas yang sudah berlangsung lebih lama. Mereka terakhir kali juara pada 1959, saat SEA Games baru dimulai dan masih bernama Southeast Asian Peninsular Games (SEAP Games).

Kala itu, seperti saat Indonesia meraih kedua emasnya, kompetisi masih memakai timnas senior. Aturan soal tim berusia di bawah 23 (U-23) tahun baru diterapkan 2001.

Sejak itu, Indonesia dan Vietnam sama-sama gagal juara. Torehan terbaik Vietnam adalah tiga kali menjadi runner-up. Sedangkan Indonesia dua kali menjadi urutan kedua.

Baca Juga: Kejuaraan Dunia Tenis Meja Ditunda Karena Virus Corona

Iklan Riau1

Berikut jejak prestasi Indonesia di ajang sepak bola SEA Games:

Timnas Senior

1929-1975: tak berpartisipasi
1977: posisi keempat
1979: runner-up (medali perak)
1981: posisi ketiga (medali perunggu)
1983: posisi kelima
1985: posisi keempat
1987: juara (medali emas)
1989: posisi ketiga (medali perunggu)
1991: juara (medali emas)
1993: posisi keempat
1995: posisi keenam
1997: posisi kedua (medali perak)
1999: posisi ketiga (medali perunggu)

Timnas U-23

2011: runner-up (medali perak)
2013: runner-up (medali perak)
2015: gagal medali
2017: posisi ketiga (medali perunggu)
2019: runner-up (medali perak)





Loading...