Rabu, 22 Januari 2020

PEKANBARU

Peran Senapelan Di Era Penjajahan Belanda

news24xx


Ilustrasi Senapelan [Foto: Istimewa/internet] Ilustrasi Senapelan [Foto: Istimewa/internet]

RIAU1.COM - Semua orang mengetahui bahwa nama Senapelan merupakan cikal-bakal lahirnya kota Pekanbaru. Wilayah ini dianggap penting di zaman Belanda.

Saat itu terjadi perjanjian antara Kerajaan Johor dengan Belanda (VOC) dikutip dari pekanbaru.go.id, Minggu, 8 Desember 2019.

Baca Juga: Berhenti di Zebra Cross Saat Lampu Merah, Dishub Pekanbaru Tegur Pengendara Melalui Pengeras Suara

www.jualbuy.com

Perjanjian itu memberikan wewenang kepada Belanda untuk menjajah di wilayah yang lebih luas. Tepatnya 9 April 1689.

Serta pembebasan cukai dan monopoli terhadap beberapa jenis barang dagangan dan mendirikan Loji di Petapahan yang saat itu merupakan kawasan yang maju dan cukup penting.

Karena kapal Belanda tidak dapat masuk ke Petapahan, maka Senapelan menjadi tempat perhentian kapal-kapal Belanda, selanjutnya pelayaran ke Petapahan dilanjutkan dengan perahu-perahu kecil. 

Barang-barang itu seperti timah, emas, barang kerajinan kayu dan hasil hutan lainnya.

Sehingga Senapelan memegang peranan penting dalam lalu lintas perdagangan.

Baca Juga: Semarakkan Imlek 2571, 203 Siswa SPN Polda Riau Gotong Royong di Vihara Kwan Tee Kong Bio Pekanbaru

Iklan Riau1

Itu karena letak Senapelan yang strategis dan kondisi Sungai Siak yang tenang dan dalam membuat perkampungan ini memegang posisi silang baik dari pedalaman Tapung maupun pedalaman Minangkabau dan Kampar.

Hal ini juga merangsang berkembangnya sarana jalan darat melalui rute Teratak Buluh (Sungai Kelulut), Tangkerang hingga ke Senapelan sebagai daerah yang strategis dan menjadi pintu gerbang perdagangan.





Loading...