Minggu, 09 Agustus 2020

PEKANBARU

Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Tak Ada Pemotongan Uang BLT dari Pemprov Riau Rp50.000, Hanya Administrasi Bank

news24xx


Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Foto: Surya/Riau1. Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemprov Riau pada 18 Juni 2020 lalu. Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada warga terdampak pandemi corona pada 19 Juni lalu.

"Adanya kekurangan Rp50.000 dari total nilai BLT adalah teknik di bank penyaluran. Saya belum mendapat laporan secara resmi terkait ini," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus saat meninjau proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 4, Kamis (2/7/2020).

Baca Juga: Julfiyanto Terpilih sebagai Ketua Asita Riau Periode 2020-2025

www.jualbuy.com

Ada sejumlah bank yang dilibatkan dalam penyaluran BLT yaitu Bank Riau Kepri (BRK), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Pekanbaru. Namun, kebijakan pemotongan BLT sebesar Rp50.000 bukan berniat curang. Hanya saja, ada administrasi bank seperti itu.

Baca Juga: Seorang Tenaga Kesehatan Pemerintah di Pekanbaru Positif Corona, Berkontak Erat dengan Pasien Lain

"Saya kira uang itu (BLT) tidak dipotong. Namun tertinggal di rekening sebagai saldo awal. Uang itu tetap di rekening penerima. Hanya saja untuk saat ini belum bisa diambil. Saya minta semua pihak berprasangka baik," jelas Firdaus.

Diberitakan sebelumnya, Pemko Pekanbaru telah menyalurkan BLT tahap pertama dari Pemprov Riau bagi warga terdampak corona pada 19 Juni lalu. Seharusnya, warga menerima Rp300 ribu. Ternyata, BLT ini dipotong Rp50 ribu.





loading...
Loading...