Sabtu, 06 Juni 2020

RIAU

Capai Ratusan Unit, Mobil Dinas Hasil 'Dikandangkan' Milik Pemprov Riau Siap Dilelang

news24xx


Penampakan kendaraan dinas Pemprov Riau yang masih dikandangkan di halaman Rumah Dinas Gubernur Riau ( Foto:Zar/Riau1.com)  Penampakan kendaraan dinas Pemprov Riau yang masih dikandangkan di halaman Rumah Dinas Gubernur Riau ( Foto:Zar/Riau1.com)

RIAU1.COM -Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengaku tidak terlalu mempermasalahkan soal masih banyaknya unit kendaraan dinas Pemprov Riau yang belum dijemput oleh 'pemiliknya' pasca-larangan menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik Idul Fitri 1440 H.

Pantauan RIAU1.COM, Senin, 24 Juni 2019, dari total 500 unit kendaraan, tersisa ratusan kendaraan lagi yang masih terparkir rapi di halaman rumah dinas Gubernur Riau.

Kendaraan tersebut dianggap bermasalah lantaran tidak membayar pajak kendaraan bermotor sampai dipergunakan bukan pada peruntukannya.

"Kalau tidak sesuai, tegas kami katakan tidak akan dikembalikan," sebutnya, Senin, 24 Juni 2019.
Baca Juga: Tagihan Listrik di Riau Melonjak Drastis, DPR RI: PLN Jangan Sampai Rampok Uang Rakyat

www.jualbuy.com
Wagub memastikan, jika kendaraan benar-benar tidak dijemput dan telah didata serta telah diberikan pada yang berhak (karena masih ada pejabat yang tidak memiliki kendaraan dinas) maka sisa mobil dinas tersebut akan dilelang.

"Setelah jelas peruntukannya akan kita lelang, dari pada susah-susah perawatannya," imbuhnya.
Baca Juga: Anggota DPR RI dapil Riau Syahrul Aidi Sebut Pemerintah Pusat Siapkan Anggaran Rp400 juta per Desa untuk Sektor Pariwisata


Sementara untuk total kendaraan yang masih dikandangkan termasuk siapa nama pejabat 'pemilik' dari kendaraan tersebut, belum ada dari pihak Pemprov Riau yang bersedia memberikan jawaban.

Seperti Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Muhammad Arifin yang nomor teleponnya tidak bisa dihubungi sampai Kepala BPKAD, Syahrial Abdi yang mendadak berada di Dumai.

"Maaf sedang berada di Dumai," tutupnya singkat.





loading...
Loading...