Minggu, 11 April 2021

RIAU

Bantuan Sapi di Desa Lubuk Siam Diduga Ada Unsur Politik

news24xx


Serah terima bantuan 15 ekor sapi di Desa Lubuk Siam (ist) Serah terima bantuan 15 ekor sapi di Desa Lubuk Siam (ist)

RIAU1.COM -Kampar- Bantuan 15 ekor sapi di Desa Lubuk Siam, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar diduga ada unsur politik. Sebab Kepala Desa Lubuk Siam Amri Jono  menyampaikan bahwa sapi-sapi itu merupakan aspirasi atau bantuan dari Yurjani Moga alias Ujang KB ( Caleg dari Partai PAN untuk DPRD Riau).
Baca Juga: Pasar Murah di Riau Didorong Manfaatkan Kemajuan Teknologi



www.jualbuy.com
" Bantuan sapi-sapi ini merupakan aspirasi bantuan dari Yurjani Moga bukan dari pemerintah. Ini unsur politik," ungkap Kades Amri Jono saat dikonfirmasi oleh riau1.com Senin (24/12/18) sore tadi.

Menanggapi hal ini Yurjani Moga saat dikonfirmasi riau1.com membantah bahwa sapi-sapi itu bukan bantuan dari dirinya " Tidak ada tuu,  mendingan keluarga saya berikan sapi-sapi itu. Tapi kalau aspirasi saya selaku dewan iya," kata Yurjani Moga.

Sapi- sapi itu sambung dia, itu murni anggaran pemerintah Peternakan Provinsi Riau "  Salah paham itu kades,  itu bukan bantuan saya. Saya hanya menyampaikan aspirasi," ucap Yurjani Moga.

Bahkan Yurjani Moga merasa dirugikan dengan bahasa sang kades " Tidak ada saya mengintruksikan bahwa sapi itu bantuan dari saya. Demi Allah," kata  caleg kerap disapa pak haji Ujang KB ini.


Guna meyakinkan dari mana asal sapi ini riau1.com coba menghubungi Kasi Pengembangan Kawasan Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Gatot Irianto, melalui whatsapp dia mengatakan bahwa apa yang disampaikan kades itu tidak benar alias hoakz.


" Tidak benar, kalau aspirasi anggota DPRD Oklah adanya. Tapi dana sapi-sapi itu murni APBD Provinsi Riau. Fungsinya untuk mensejahterakan petani. Tidak ada unsur politik atau dukungan caleg," tegas dia.
Baca Juga: KIT dan KITB Bagian dari Program RPJMN, Pembangunan Dilakukan Bertahap


Dikatakanya lagi, kalau begitu faktanya nanti akan  Dinas Peternakan akan memanggil sang kades dan juga ketua kelompok Tani penerima sapi-sapi ini.

" Kita akan panggil dan akan kita pertanyakan hal ini. Semudah itu mereka menyampaikan bantuan sapi ini bukan dana pemerintah," pungkas Gatot.

Terkait masalah sapi-sapi kurus kering dikirim oleh Dinas Peternakan Provinsi Riau Yurjani Moga juga menyarankan agar itu yang harus dibahas " Seharusnya kalian usut anggaran sapi-sapi  itu. Sebab sapi-sapi itu kurus. Itu lebih baik, " ucapnya.


Terkait dengan ada unsur bantuan politik ini Yujani Moga menantang jika masalah ini dilaporkan " Saya tidak takut, mau polisi mau banwaslu silahkan laporkan. Sebab sekali lagi tidak ada menyarankan siapapun untuk menyampaikan bahwa bantuan sapi itu dari saya," pungkasnya.

R1/Toni





loading...
Loading...