Minggu, 15 Desember 2019

ROKAN-HILIR

Disomasi Pakar Hukum Pidana Riau Soal Limbah Sawit, Ini Kata Kepala DLH Rohil

news24xx


PT BSS (foto: amrial/riau1.com) PT BSS (foto: amrial/riau1.com)

RIAU1.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) merespon somasi yang dilayangkan pakar hukum pidana asal Riau, Dr Muhammad Nurul Huda SH MH terkait dengan dugaan limbah kelapa sawit oleh PT Balam Sawit Sejahtera (BSS).

Kepala DLH Rohil, Suwandi menyampaikan, pihaknya membantah keras bahwa mereka tidak berbuat atau tidak bekerja serta tidak mengindahkan laporan masyarakat terkait dengan bau limbah PT BSS.

"Sejak berdiri dan beroperasi tahun 2018 yang lalu kami sudah menindaklanjuti beberapa laporan masyarakat terkait dengan limbah sawit," kata Suwandi, Selasa 2 Juli 2019.

Baca Juga: Balai Konservasi Sumber Daya Alam Pantau Penampakan Harimau Di Rohil

www.jualbuy.com

Meski membantah somasi tersebut, Suwandi tetap menyambut baik kritikan yang dilayangkan kepada dinasnya, dan pada prinsipnya somasi tersebut akan ditindaklanjuti dan dijadikan untuk perbaikan kedepannya agar pengawasan lebih diperketat.

"Terkait pengelolaan limbah, kalau tak salah, kami sudah 4 atau 5 kali turun kelapangan. Walaupun begitu kami terima somasi itu," ujar Suwandi yang didampingi Kabid Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Suta Wirapraja, Kasi Penengak Hukum, Carlos Roshian dan Kasi Kerusakan, Syahrul.

Ia melanjutkan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI juga sudah menurunkan tim Penegakkan Hukum (Gakkum) berjumlah 3 orang dari Dirjen pengaduan masyarakat. Tim juga sudah melakukan verifikasi dan hasil itu akan dibawa kekementerian.

Baca Juga: Ini Arti Kemunculan Harimau Bagi Warga Desa Pekaitan Rokan Hilir

Iklan Riau1

"Tim turun tanggal 27 Juni lalu selama 2 hari. Setelah ada tindaklanjut dari kementerian, hasil verifikasi akan dilimpahkan ke Pemda. Nanti Pemda yang akan memberikan sanksinya," terangnya.

Seperti yang diketahui, dalam surat somasi bernomor 009/B/Formasi/6/2019, yang dilayangkan pakar hukum pidana asal Riau, Dr Muhammad Nurul Huda SH MH, berisi keluhan dari warga setempat terkait bau tidak sedap yang diduga dibuang oleh PT BSS.

Dalam surat itu juga, lembaga yang mengatasnamakan Formasi, mendesak DLH Rohil agar serius menangani permasalahan yang mengancam keberlangsungan kehidupan warga disekitar pabrik tersebut.





Loading...