Senin, 01 Maret 2021

SUMBAR

Pasangan yang akan Menikah, Wajib Tanam Sebatang Pohon di Nagari Koto Tinggi Dharmasraya

news24xx


Pasangan yang akan Menikah, Wajib Tanam Sebatang Pohon di Nagari Koto Tinggi Dharmasraya Pasangan yang akan Menikah, Wajib Tanam Sebatang Pohon di Nagari Koto Tinggi Dharmasraya

RIAU1.COM - Pasangan muda yang akan menikah di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya wajib menanam pohon di Hutan Nagari. Ketentuan tersebut tertulis di Peraturan Nagari (Pernag) Koto Tinggi. Karena dianggap bertujuan positif, belum satu pasangan pun warga yang mau menikah menolak peraturan tersebut.

Wali Nagari Koto Tinggi, Andestra, S.Pt, mengemukakan Pernag itu dalam suatu acara penilaian Kompetensi Wali Nagari Ttingkat Kabupaten Dharmasraya. Menurut Andestra, kewajiban menanamkan pohon di hutan nagari bagi pasangan yang akan menikah di nagari itu tertuang dalam Pernag Koto Tinggi Nomor 04 tahun 2015 tentang hutan nagari.
Baca Juga: Ini Data Covid-19 Terbaru di Sumbar, Meninggal Capai 644 Orang



www.jualbuy.com
Sudah 5 tahun berjalan semua warga yang hendak menikah tetap mematuhinya. Tentu karena ketentuan tersebut membawa manfaat untuk masyarakat Koto Tinggi khususnya dan umat manusia umumnya. Mengingat sudah banyak hutan yang ditebangi untuk berbagai kepentingan seperti berkebun dan berladang. "Kita tidak usah muluk-muluk, biar satu batang pohon tapi pasti dan jadi," kata Alumni Unand ini.

Selain nagari yang dia pimpin, secara pribadi dan jabatan sebagai wali nagari, Andestra telah banyak menuai prestasi, baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

Salah seorang warga setempat, Komedi, mengatakan, apa yang dilakukan wali nagari mendapat dukungan dari masyarakat, buktinya belum ada warga yang mengurus pernikahan yang tidak mau mengikuti aturan yang ada tersebut.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 untuk Lansia Dimulai di Kota Padang


Karena jenis pohon tidak diwajibkan, yang penting bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri baik untuk penghijauan maupun untuk di panen hasilnya.

Pemerhati lingkungan, Ember, mengatakan apa yang dilakukan Wali Nagari Koto Tinggi, perlu mendapat apresiasi dan juga dicontoh oleh nagari lain. Dengan cara demikian dapat memberikan manfaat bagi lingkungan hidup.(Jernihnews)
 





loading...
Loading...