Lapas IIA Bengkalis Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh Kamar WBP
RIAU1.COM -Dipimpin Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono beserta jajarannya langsung bergerak melakukan pemeriksaan dan penertiban kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) Selasa 29 September 2026 kemarin.
Kembali di gelarnya razia disetiap kamar hunian tersebut, setelah Kalapas IIA Bengkalis menggelar rapat bersama. Saat razia dilaksanakan sebanyak 6 tim yang dibentuk bertugas secara terkoordinasi, sistematis, dan persuasif ke setiap kamar hunian.
"Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan sasaran utama meliputi perangkat telepon genggam, barang elektronik, instalasi listrik tambahan, barang yang tidak layak pakai, serta pengawasan ketat terhadap benda benda berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,"ungkap Priyo Tri Laksono.
Diutarakan Kalapas, setiap tim bekerja dengan pembagian tugas yang jelas ada yang memeriksa dan mengumpulkan barang hasil penertiban, serta tim dokumentasi yang mencatat setiap proses agar berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Razia berlangsung dengan tertib, tenang tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Warga binaan turut bekerjasama dalam proses pemeriksaan, menyadari bahwa langkah ini diambil guna menciptakan lingkungan hunian yang lebih aman, sehat, dan tertib bagi semua pihak.
"Barang-barang yang tidak sesuai ketentuan dikumpulkan, didata, dan diamankan untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku,"ungkapnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono kembali menyampaikan bahwa penertiban ini bukan sekadar kewajiban melaksanakan aturan, melainkan wujud perhatian lembaga menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama.
“Kegiatan ini kita lakukan demi kebaikan bersama agar kamar hunian menjadi tempat yang aman, tertib, dan kondusif untuk proses pembinaan. Ketertiban yang terjaga akan mendukung kesejahteraan warga binaan maupun petugas,” ujarnya.
Disamping itu, seluruh jajaran juga berkomitmen melakukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan agar hasil pemeriksaan ini tetap terjaga secara berkesinambungan.