Ratusan Komunitas di Indonesia Menjalankan Program Literasi Digital Secara Nasional
Ratusan Komunitas di Indonesia Menjalankan Program Literasi Digital Secara Nasional
RIAU1.COM - Kementerian Komunikasi dan Informasi bekerja sama dengan lebih dari 100 komunitas di Indonesia untuk menjalankan program literasi digital secara nasional.
Program kementerian menekankan peningkatan kapasitas individu dalam programnya karena ia percaya bahwa setiap orang harus berada di garis depan dalam mendidik komunitas mereka tentang literasi digital.
“Situasi di Indonesia sangat unik. Sementara penggunaan digital di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia, dengan sekitar 170 juta pengguna internet, literasi digital masih relatif rendah, ”direktur jenderal aplikasi informasi kementerian, Samuel Abrijani Pangerapan, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis yang dikeluarkan pada 28 Februari .
“Agar tidak kehilangan momentum, kita harus bekerja keras bersama untuk meningkatkan literasi digital Indonesia.”
Penjabat kepala direktorat pemberdayaan informatika kementerian, Slamet Santoso, mengatakan kementerian itu adalah bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital. "Ini memiliki lebih dari 100 komunitas yang bergabung. Semua orang bekerja untuk literasi digital," katanya.
Slamet menambahkan bahwa kementerian akan mengunjungi enam lokasi untuk mempromosikan gerakan literasi digital dalam kemitraan dengan Gojek dekacorn Indonesia, pemerintah daerah, masyarakat setempat, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
Program ini diadakan untuk mengedukasi masyarakat agar tetap aman dalam menjelajahi dunia digital dan memahami kasus-kasus penipuan online yang telah muncul dalam beberapa tahun terakhir, Slamet mencatat.
Kementerian juga memiliki rencana untuk mengunjungi setiap sekolah di Indonesia untuk melatih para guru sehingga mereka dapat menjadi bagian aktif dalam menciptakan masyarakat yang melek secara digital.
“Literasi digital adalah tanggung jawab kita semua,” kata Slamet saat konferensi pers di kantor pusat Gojek di Jakarta.
Salah satu komunitas yang bekerja sama dengan kementerian itu bernama SiBerkreasi, yang didirikan dengan tujuan berbagi konten positif di media sosial.
Kepala SiBerkreasi Hermann Josis Mokalu, anggota grup pop Indonesia Project Pop, mengatakan kepada hadirin pada acara tersebut bahwa, setelah memasuki tahun ketiga, komunitas tersebut telah berkolaborasi dengan 103 pemangku kepentingan yang berbeda dari pembuat konten hingga pejabat pemerintah, melakukan literasi digitalnya program di 462 lokasi di Indonesia dan memiliki sekitar 182.000 unduhan dari 85 buku seri literasi digitalnya.
R1/DEVI