CIMB Niaga Raih Dua Penghargaan Internasional di Bidang Pembiayaan Berkelanjutan
CIMB Niaga melayani nasabah. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) meraih dua penghargaan internasional dalam bidang keberlanjutan dari Asian Banking & Finance (ABF). Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perseroan dalam memperluas pembiayaan berkelanjutan dan mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia.
Dua penghargaan yang diraih CIMB Niaga yakni Domestic Green Financing Bank of the Year (Indonesia) pada ajang ABF Wholesale Banking Awards dan Green Deal of the Year (Indonesia) dalam ABF Corporate & Investment Banking Awards. Penghargaan tersebut diberikan atas berbagai transaksi dan inisiatif pembiayaan berkelanjutan yang dijalankan CIMB Niaga, khususnya sepanjang tahun lalu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Asian Banking & Finance atas penghargaan yang diberikan serta kepada seluruh nasabah dan mitra yang telah mempercayakan kebutuhan pembiayaannya kepada CIMB Niaga,” kata Head of Commercial Banking CIMB Niaga Christian Prajitno di Jakarta, Minggu (4/10/2026).
Penghargaan tersebut semakin memperkuat motivasi CIMB Niaga untuk mendukung pertumbuhan usaha nasabah sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi perekonomian, lingkungan, dan masyarakat. Sejalan dengan purpose CIMB Niaga, Advancing Customers & Society, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mendukung pertumbuhan usaha nasabah sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi perekonomian, lingkungan, dan masyarakat.
Penghargaan tersebut didukung sejumlah transaksi dan inisiatif yang menunjukkan peran aktif CIMB Niaga dalam mendukung agenda keberlanjutan nasabah. Salah satu upaya itu melalui penyediaan Syariah Green Trade Finance, yakni pembiayaan perdagangan berbasis syariah untuk mendukung pengembangan energi terbarukan.
Selain itu, CIMB Niaga menyalurkan Sustainability-Linked Loan (SLL) bagi industri tekstil rendah karbon. Transaksi tersebut menjadi penyaluran SLL pertama pada segmen Commercial Banking CIMB Niaga.
“Berbagai inisiatif ini menunjukkan komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus mendukung agenda keberlanjutan di Indonesia,” ujar Christian.
Komitmen CIMB Niaga terhadap pembiayaan berkelanjutan juga tercermin dari pertumbuhan portofolionya. Per 30 Juni, portofolio pembiayaan berkelanjutan CIMB Niaga mencapai Rp66 triliun atau setara 26,7 persen dari total outstanding pembiayaan perseroan.
Capaian tersebut ditopang pembiayaan pada sektor energi terbarukan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta berbagai skema sustainability-linked financing.
CIMB Niaga juga mendukung pembangunan gudang bersertifikasi hijau dan infrastruktur berkelanjutan di sektor logistik serta kawasan industri.
"Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi dampak lingkungan," ucap Christian.
Sebagai bagian dari CIMB Group, CIMB Niaga berkomitmen mendukung pencapaian Net Zero Emissions pada 2050. Komitmen itu diwujudkan melalui integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, kebijakan pembiayaan, dan pengelolaan risiko.
Dalam menjalankan komitmen tersebut, CIMB Niaga menerapkan kriteria sektor pembiayaan berkelanjutan sesuai kerangka Green, Social, Sustainable Impact Products and Services (GSSIPS). Kerangka tersebut menjadi landasan perseroan dalam mengembangkan solusi pembiayaan berkelanjutan bagi berbagai sektor ekonomi.
Untuk membantu nasabah menjalankan inisiatif keberlanjutan, CIMB Niaga juga menghadirkan platform GreenBizReady (GBR). Platform ini menghubungkan pelaku usaha dengan sejumlah mitra strategis, di antaranya Bureau Veritas, ESGpedia, Jejakin, Surveyor Indonesia, Tri Hita Consulting, dan GIZ Energy Program Indonesia.
Melalui platform tersebut, nasabah dapat memperoleh akses layanan konsultasi, pengukuran emisi, solusi dekarbonisasi, serta pendampingan implementasi proyek sesuai kebutuhan bisnis masing-masing. Dengan berbagai inisiatif tersebut, CIMB Niaga terus memperkuat perannya dalam mendampingi nasabah menghadapi perubahan lanskap bisnis. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perseroan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan yang inklusif serta berkelanjutan.