Ilustrasi/net
RIAU1.COM - Kopi memang jadi pilihan terbaik buat kamu yang ingin meningkatkan fokus atau memulai hari. Tapi, ada waktu-waktu tertentu yang menyarankan kamu untuk tidak minum kopi dulu. Kapan itu?
Kafein menjadi komponen utama dalam kopi yang paling dikenal. Senyawa ini bekerja dengan menghambat reseptor adenosin di otak, yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk.
Selain itu, kopi juga mengandung senyawa bioaktif yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan. Dengan senyawa ini, kopi dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Dengan jumlah dan waktu yang tepat, konsumsi kopi pada orang dewasa umumnya dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Tapi, jika diminum secara berlebihan secara berlebihan atau dalam waktu yang kurang tepat, kopi bisa berdampak sebaliknya.
CNNIndonesia melansir VN Express, berikut beberapa waktu terbaik untuk setop minum kopi sementara waktu.
1. Menjelang tidur
Minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat mempersulit proses tidur. Kebiasaan ngopi di malam hari juga bisa menurunkan total waktu tidur yang dibutuhkan.
Efek kafein umumnya bisa bertahan sekitar lima jam. Namun, hal ini tetap tergantung faktor-faktor lainnya, termasuk usia hingga kebiasaan merokok.
Untuk mengurangi risiko gangguan tidur, para ahli menyarankan untuk menghentikan konsumsi kafein setidaknya 5-6 jam sebelum tidur.
2. Saat mencoba mengganti waktu tidur yang hilang
Merasa kurang tidur dan ingin menggantinya? Jika iya, hindari asupan kopi terlebih dahulu.
Kopi dapat meningkatkan kewaspadaan sementara setelah kurang tidur, namun tak dapat menggantikan efek pemulihan dari kurangnya istirahat yang cukup.
Setelah efek stimulan kafein hilang, tubuh akan kembali cepat lelah dan sulit berkonsentrasi.
3. Saat mengonsumsi suplemen zat besi
Kopi juga dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi tertentu. Studi yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan, polifenol dalam kopi mengganggu penyerapan zat besi non-heme, yang umumnya ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau.
Oleh karena itu, orang yang mengonsumsi suplemen untuk menambah asupan zat besi disarankan untuk menghindari kopi di sekitar waktu konsumsi.
4. Sebelum pemeriksaan tekanan darah
Minum kopi sesaat sebelum mengukur tekanan darah dapat meningkatkan hasil pengukuran untuk sementara waktu. Pasalnya, kafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam jangka pendek.
American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk menghindari minuman berkafein setidaknya 30 menit sebelum pemeriksaan tekanan darah dan duduk tenang selama lima menit sebelumnya.
Bagi sebagian besar orang dewasa sehat, konsumsi hingga 400 miligram (mg) kafein atau setara dengan 3-4 cangkir kopi biasa umumnya dianggap aman.
Hanya saja, orang yang sensitif terhadap kafein bisa mengalami gejala seperti cemas, jantung berdebar, atau masalah tidur yang menerus.*