Senin, 17 Februari 2020

HUKUM

Disebut Wahyu Setiawan Pernah Bahas PAW dengan Ketua KPU, Ini Kata Johan Budi

news24xx


Anggota Komisi II DPR RI, Johan Budi Anggota Komisi II DPR RI, Johan Budi

RIAU1.COM - Anggota Komisi II DPR RI Johan Budi membantah pernah diajak komunikasi oleh Ketua KPU Arief Budiman  sebagaimana pengakuan mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Wahyu menyatakan, Arief pernah berbincang dengan Johan agar menyampaikan pesan ke Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri terkait PAW yang dikehendaki DPP melawan UU.

Baca Juga: Walikota Bogor Bima Arya: Omnibus Law Jokowi Berbahaya dan Otoriter

www.jualbuy.com

"Saya tidak pernah membahas dengan Pak Arief, Ketua KPU soal itu. Dan tidak tahu soal PAW-PAW begitu," kata Johan saat dikonfirmasi, Kamis 16 Januari 2020.

Johan menuturkan, dirinya bukanlah pengurus partai dan tidak pernah dilibatkan dalam urusan PAW. "Tapi lebih baik dikonfirmasi ke Pak Arief juga, apa benar saya pernah membahas soal itu dengan dia. Terus kalau pernah membahas kapan? Untuk apa?" tuturnya.

Seperti yang diketahui, mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengaku tak kenal dengan Politisi PDI-Perjuangan, Harun Masiku. Sebagaimana dugaan KPK, Wahyu menerima suap dari Harun terkait PAW.

Baca Juga: Siapa yang Memberikan Informasi Tentang Keberadaan Harun Masiku Diberi Hadiah iPhone 11

Iklan Riau1

Tetapi Wahyu mengungkapkan, ia pernah dihubungi oleh Agustiani Tio Fridellina yang menanyakan penetapan anggota DPR melalui mekanisme PAW untuk Harun Masiku.

Atas dasar itulah, ia mengklaim ada gelagat 'permakelaran'. Wahyu mengatakan, saat itu dirinya mengkomunikasikan perihal PAW ini dengan Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.

"Saya pernah menyampaikan di-chatting saya, saya mohon surat-surat penolakan terhadap PDIP segera dikeluarkan karena ada situasi permakelaran," ungkap Wahyu dalam sidang dugaan pelanggaran kode etik yang digelar DKPP di Gedung Merah Putih KPK, Rabu 15 Januari 2020 kemarin.





Loading...