Sosialisasi Anti Kekerasan dan Perundungan
RIAU1.COM - Menjadi Narasumber dalam Sosialisasi Anti Kekerasan dan Perundungan di lingkungan satuan pendidikan Sekolah Dasar Negeri 004 Tembilahan, Bunda PAUD Indragiri Hilir (Inhil) Katerina Susanti Herman, mengedukasi para siswa untuk saling menghargai sesama.
Tampak suasana semakin meriah, dengan hadirnya siswi berprestasi SDN 004, Azima Putri Anandita, sang 1'st Runner Up Mini Miss Grand Model Indonesia 2025, yang dalam momen ini menampilkan bakat modeling dan menerima penghargaan dari Bunda PAUD dan Kepala Sekolah.
Melihat banyaknya bakat putera-puteri daerah, menambah motivasi Bunda PAUD untuk mencegah kekerasan dan perundungan di sekolah, agar lebih banyak bermunculan anak-anak Inhil yang berprestasi.
"Salahsatu kunci agar anak menjadi sukses dan meraih prestasi gemilang, adalah bagaimana sekolah dapat menjadi ruang aman untuk ia mengembangkan diri dan mendapat dukungan dalam mengembangkan bakat terbaiknya," ujar Katerina Susanti.
Kemudian, dia juga menyoroti pentingnya menjaga karakter anak agar tidak menjadi pelaku perundungan.
"Apa yang anak-anak lakukan hari ini, cepat atau lambat akan ada balasan yang akan dituai, maka tanamlah perbuatan baik sejak dini agar ananda sekalian bisa menjadi generasi penerus yang hebat. Ingat pesan Ibu ya, jangan ganggu teman, jangan saling ejek dan jangan berkelahi dengan siapapun, sama-sama kita jadikan sekolah ini ruang yang aman dan nyaman," pesan Santi.
Membentuk karakter anak yang baik, disampaikan Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan, Marisa Mona, memerlukan peran maksimal orang tua dalam mengawasi perilaku anak.
"Orangtua jadilah pendengar yang aktif agar anak nyaman bercerita tanpa takut dihakimi, ajarkan anak berempati dan menghargai orang lain, beri teladan yang baik di rumah sehingga anak dapat menerapkan sikap baik tersebut di sekolah dan awasi anak-anak saat bermain gadget," tutur Marisa Mona.*