Biaya Pengobatan Sofyani, Bocah Penderita Penyakit Kulit Langka Ditanggung Bupati Inhu

29 Februari 2020
Camat Lirik Sani (tengah) dan Kades Pasir Sialang Jaya, Syamsir (kanan) saat menjenguk Syofiani, bocah penderita penyakit kulit aneh di ruang rawat inap RSUD Indra Sari Rengat, Jumat 28 Februari 2020.

Camat Lirik Sani (tengah) dan Kades Pasir Sialang Jaya, Syamsir (kanan) saat menjenguk Syofiani, bocah penderita penyakit kulit aneh di ruang rawat inap RSUD Indra Sari Rengat, Jumat 28 Februari 2020.

RIAU1.COM - Sofyani, asal Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, penderita penyakit kulit tanpa penanganan medis, akibat ketidakmampuan orangtuanya membawa ke rumah sakit untuk rawat inap, kini sudah ditangani pihak medis, setelah dibawa ke RSUD Indra Sari Rengat.

Sofyani, siswi di SDN 009 Desa Petalongan, menderita kelainan penyakit kulit, dibawa berobay ke RSUD Indra Sari Rengat, setelah diminta oleh Bupati Inhu Yopi Arianto agar dirawat di rumah sakit milik Pemkab Inhu tersebut.

Kepedulian orang nomor satu di Kabupaten Inhu ini, setelah dirinya menerima informasi seorang bocah sekolah dasar mengalami penyakit kulit aneh dan sudah 6 bulan tidak ditangani medis. Meski sudah dilakukan penanganan medis dan non medis tapi tidak kunjung sembuh.

Disebutkan, Bupati Yopi Arianto memerintahkan Camat Lirik agar membawa bocah perempuan itu ke RSUD Indra Sari Rengat. Kini Sofyani mendapatkan perawatan medis dan dirawat inap
Melalui Kades Pasir Sialang Jaya, Syamsir, pihak keluarga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Inhu Yopi Arianto, atas kepeduliannya membawa Syofiani untuk mendapatkan penanganan medis hinga dirawat inap.

"Semua proses pengurusan Syofiani tidak ada kendala. Mulai dari pengurusan BPJS, perawatan di Puskesmas Lirik hingga rujukan ke RSUD Indra Sari Rengat, tidak ada dipungut biaya sepeserpun, setelah mendapat perintah dari Bapak Bupati Inhu Yopi Arianto," jelas Syamsir kepada awak media, Jumat 28 Februari 2020.

Terpisah, Camat Lirik, Sani S.Sos menyatakan, pihak RSUD Indra Sari terus memantau perkembangan Syofiani. Sebab, penyakit aneh Syofiani bukan penhakit kulit biasa.

"Secara pribadi dan juga mewakili dari pihak keluarga Syofiani, saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Inhu Yopi Arianto, yang telah peduli dengan penyakit yang diderita anak kita, Syofiani," ujar Sani.

Sebagaimana untuk diketahui, bahwa Syofiani tergolong bocah cerdas. Dia meraih juara pertama dikelasnya. Sementara ibu kandungnya sudah pergi selama-lamanya. Sedangkan ayahnya telah menikah lagi dan tidak hidup bersama Syofiani.

Saat ini Syofiani hidup bersama kakek dan neneknya yang sudah tua, di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu. Pihak keluarga memohon kepada masyatakat Kabupaten Inhu untuk mendoakan Syofiani agar cepat sembuh dan bisa bersekolah lagi seperti biasa.

 

 

 

Penulis: R1/Yuzwa