Sabtu, 07 Desember 2019

INTERNASIONAL

Fakta Sejarah MS-13, Geng Jalanan Yang Bekerja Dan Hidup Demi Setan

news24xx


Gang MS-13 (Foto: Istimewa/internet) Gang MS-13 (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Bagi sebagian masyarakat Los Angeles, Amerika Serikat sudah tak asing lagi dengan gerombolan MS-13. Geng jalanan ini melakukan seluruh tindakan kriminal demi menjalankan perintah setan dikutip dari intisari.grid.id, Kamis, 14 November 2019.

Baca Juga: Jepang Serang Pearl Harbor, Peristiwa Yang Merubah Wajah Dunia

www.jualbuy.com
Itu diketahui setelah Polisi mendapatkan kenyataan beberapa pendiri geng adalah pemuja setan. Salah satu kejahatan mereka saat petugas setempat menemukan korban ditikam lebih dari seratus kali, dipotong, jantungnya diambil dan sisanya ditinggalkan.

"Taman itu berubah menjadi kuburan yang dangkal, ada sosok mayat dengan kaus robek berlumuran darah yang mengisyaratkan sebuah kejahatan mengerikan," sebut detektif Montgomery County, Maryland.

Polisi meyakini gang ini memiliki 500.000 anggota di seluruh dunia dan dikenal sebagai yang terkejam. Dapat dengan mudah dijumpai karena para anggota MS-13 memiliki tanda tangan setan berbentuk tato pada punggungnya.
Baca Juga: Alasan Pohon Cemara Identik Dengan Perayaan Natal

Iklan Riau1
Kekejaman MS-13 berlanjut ketika polisi menemukan kuburan massal berisi 20 korban pembunuhan kejam. Kerangka itu ditemukan sebagai bagian dari investigasi yang diluncurkan oleh Kantor Kejaksaan Agung.

Jauh sebelum mereka menyebutkan diri sebagai MS-13 gang ini dinamai Stoners Mara Salvatrucha penggemar ganja sejak 1970-an. Karena beberapa anggotanya adalah pengikut setan keras yang menyembah iblis dan bertindak lebih jauh dan kejam.

Pada pertengahan 1990-an ketika kekerasan terjadi di LA, geng ini mengarungi Washington DC untuk melakukan penyerangan dan mengancam keselamatan publik.
Baca Juga: Alasan Pohon Cemara Identik Dengan Perayaan Natal

Iklan Riau1
Mulai masa jabatan kedua Presiden Bill Clinton, pemerintah AS melumpuhkan mereka dengan melakukan deportasi ribuan anggota MS-13 ke El Savador, Guatemala, dan Honduras.

Tapi kekerasan kembali ke AS dengan aksi balas dendam hingga pertengahan 2000-an termasuk rentetan pembunuhan mengerikan lainnya.





Loading...