Ilustrasi (foto: Istimewa/internet)
RIAU1.COM - Salah satu obat perda nyeri sekaligus penurun demam yang paling dikenal saat ini, ibuprofen ternyata memiliki sejarah panjang.
Bermula ketika iburprofen diperkenalkan di tahun 1969 dinukil dari kumparan.com, Senin, 20 Juli 2020.
Awal penemuannya ketika seorang apoteker serta farmakologis bernama Stewart Adams bersama John Nicholson mulai melakukan identifikasi analog aspirin yang mungkin cocok digunakan pada rheumatoid arthritis dalam jangka panjang.
Kemudian pada tahun 1961 setelah melakukan penyaringan terhadap 600 kandidat, mereka berdua mengajukan paten untuk senyawa 2 – (4-isobutylphenyl) asam propionat yang kemudian disebut sebagai ibuprofen.
Barulah pada tahun 1966 dilakukan uji klinis terhadap ibuprofen. Uji klinis tersebut dilakukan di Edinburgh terhadap enam pasien dengan rheumatoid arthritis. Hingga pada akhirnya, ibuprofen diluncurkan pada tahun 1969 di UK.
Paten pun diberikan. Tahun 1970-an hingga 1996 tablet ibuprofen diberikan lisensi produk yang benar oleh Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA).
Setelah paten dunia terhadap ibuprofen kadaluwarsa, produk generik pun diluncurkan. Hingga kini, sudah lebih dari 100 juta orang di 120 negara telah menerima ibuprofen.