Elon Musk Orang terkaya di dunia
RIAU1.COM - Ketimpangan kekayaan global kembali menjadi sorotan. Pada tahun 2026, total kekayaan 20 miliarder terkaya dunia mencapai sekitar USD 3,8 triliun, angka yang bahkan lebih besar dibandingkan produk domestik bruto (PDB) sebagian besar negara di dunia.
Data Forbes per 6 Januari 2026 menunjukkan lonjakan kekayaan yang sangat signifikan sejak 2020. Saat itu, Jeff Bezos masih menyandang status orang terkaya di dunia dengan harta USD 145 miliar. Enam tahun berselang, posisi tersebut kini dipegang oleh Elon Musk dengan kekayaan hampir lima kali lipat dari angka tersebut.
Dikutip Liputan6.com dari visualcapitalist, Kamis (15/1/2026), di posisi puncak, Elon Musk mencatatkan sejarah sebagai orang pertama di dunia dengan kekayaan melampaui USD 700 miliar, tepatnya USD 714,2 miliar. Kekayaan Musk melonjak hampir 30 kali lipat dibandingkan tahun 2020, saat hartanya masih berada di kisaran USD 24,6 miliar.
Sumber utama lonjakan ini berasal dari kepemilikan sahamnya di SpaceX, yang saat ini bernilai sekitar USD 800 miliar. Musk tercatat memiliki saham senilai USD 366 miliar di perusahaan antariksa tersebut. Jika SpaceX benar-benar melantai di bursa melalui IPO besar-besaran, valuasinya diperkirakan bisa menembus USD 1,5 triliun pada 2026.
Amerika Serikat masih mendominasi daftar orang terkaya dunia. Dari 20 miliarder teratas, mayoritas berasal dari Negeri Paman Sam dan berakar di sektor teknologi.Di posisi kedua ada Larry Page, salah satu pendiri Google, dengan kekayaan USD 257,7 miliar. Lonjakan ini didorong oleh kenaikan saham Alphabet yang mencapai 63% sepanjang 2025.
Menyusul di peringkat ketiga, Jeff Bezos memiliki kekayaan USD 251,4 miliar, disusul Larry Ellison (Oracle) dengan USD 242,6 miliar, serta Sergey Brin dengan USD 237,8 miliar.Sementara itu, Mark Zuckerberg berada di peringkat keenam dengan kekayaan USD 226,5 miliar, seiring pemulihan dan ekspansi bisnis Meta di bidang kecerdasan buatan dan realitas virtual.
Jensen Huang, Lonjakan Kekayaan Paling Drastis
Salah satu kisah paling mencolok datang dari CEO Nvidia, Jensen Huang, yang kini berada di peringkat kedelapan dunia dengan kekayaan USD 162,5 miliar. Pada tahun 2020, kekayaan Huang hanya sekitar USD 4,7 miliar.
Selama tujuh tahun terakhir, saham Nvidia melonjak lebih dari 4.200%, didorong oleh ledakan permintaan chip kecerdasan buatan (AI). Pertumbuhan ini menjadikan Huang sebagai miliarder dengan laju peningkatan kekayaan tercepat di antara 20 orang terkaya dunia.
Dari luar AS, Bernard Arnault dan keluarga dari Prancis menempati peringkat ketujuh dengan kekayaan USD 193,9 miliar, disusul oleh konglomerat Spanyol Amancio Ortega di posisi ke 10.
Asia diwakili oleh Mukesh Ambani dari India yang berada di peringkat ke 17 dengan kekayaan USD 108,4 miliar, serta Carlos Slim Helu dari Meksiko di peringkat ke 19.
Bill Gates Turun Peringkat, Fokus Filantropi
Menariknya, Bill Gates kini berada di peringkat ke18 dengan kekayaan USD 103,8 miliar, hampir tidak berubah sejak 2020. Padahal, enam tahun lalu Gates merupakan orang terkaya kedua di dunia.Penurunan peringkat ini bukan disebabkan kinerja bisnis yang buruk, melainkan keputusan Gates untuk mengalihkan puluhan miliar dolar ke Yayasan Bill & Melinda Gates serta berbagai kegiatan filantropi global.
Kekayaan Melampaui PDB Negara
Secara keseluruhan, akumulasi kekayaan 20 miliarder teratas dunia yang mencapai USD 3,8 triliun menegaskan betapa cepatnya konsentrasi kekayaan terjadi dalam satu dekade terakhir.
Angka ini bahkan melampaui PDB banyak negara berkembang, sekaligus menyoroti peran besar sektor teknologi dan inovasi dalam membentuk peta ekonomi global.*