Infrastruktur dan Layanan Kesehatan Prioritas Usulan di Musrenbang Kampar

30 Januari 2026
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar hadir di Musrenbang Kecamatan

Bupati Kampar, Ahmad Yuzar hadir di Musrenbang Kecamatan

RIAU1.COM - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Dapil VI Kabupaten Kampar diikuti Kecamatan Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Kampar Kiri Tengah, Gunung Sahilan dan Kampar Kiri Hulu yang menjadi tahapan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar Tahun 2027.

Musrenbang RKPD dapil VI tersebut langsung dibuka Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, didampingi Wakil Bupati Kampar Dr Misharti, Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah.

“Forum ini tentunya berfungsi sebagai ruang sinkronisasi aspirasi masyarakat agar dapat dirumuskan menjadi program pembangunan yang terarah, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kaya Eko Sutrisno Anggota DPRD Kampar dari Fraksi Nasdem yang ikut Musrenbang tersebut.

Sementara Anggota DPRD Kampar Dapil VI yang lain, Habiburahman dari Fraksi PPP menyebutkan skala kondisi umum wilayah serta rekapitulasi usulan prioritas hasil Musrenbang di 5 kecamatan tahun 2026 yang diusulkan untuk pembiayaan dalam APBD Kabupaten Kampar tahun 2027. 

"Tentunya prioritas pembangunan 2027 harus dirasakan oleh masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur sekolah, pembenahan layanan kesehatan serta infrastruktur jalan. Harapannya, Musrenbang ini tidak hanya seremonial saja, tetapi akan menjadi arah pembangunan yang terukur dan berdampak langsung kepada Masyarakat," tutur Habiburahman.

Lalu Sukardi dari Fraksi PKB juga menyoroti Aula Gedung Kantor Camat Kampar Kiri, yang mana gedung tersebut selalu dipakai oleh masyarakat, seperti pertemuan, pernikahan.

"Dan tentunya pembangunan infrastruktur jalan dan infrastruktur sekolah harus dibenahi," sebut dia.

Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar dalam Musrenbang RKPD di Dapil VI ini menyebutkan bahwa prioritas harus jelas dan berbasis kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar keinginan.

“Tentunya sinkronisasi antar desa, kecamatan dan kabupaten harus diperkuat agar tidak terjadi tumpang tindih rogram," kata bupati.*