Rabu, 23 September 2020

MERANTI

Mulai 5 Agustus 2020, Pelajar SMP di Meranti Kembali Belajar Dengan Tatap Muka

news24xx


Ilustrasi belajar di sekolah di tengah pandemi Ilustrasi belajar di sekolah di tengah pandemi

RIAU1.COM - Mulai Rabu (5/8/2020) mendatang, para pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kepulauan Meranti akan berlakukan pembelajaran dengan sistem tatap muka di sekolah.

Hal itu sesuai dengan surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti dengan Nomor 420/DISDIKBUD/VIII/2020/473 yang dilayangkan kepada Kepala SMP/sederajat, Negeri/Swasta Se-Kabupaten Meranti.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Meranti Drs. H. Nuriman MH, melalui Kabag Humas dan Protokol Sekdakab. Meranti Rudi MH, dikantor Bupati, Senin (3/8/2020).

Baca Juga: HNSI Meranti Salurkan Puluhan Ton Beras untuk Masyarakat Nelayan



www.jualbuy.com

"Ya benar setelah kurang lebih 4 bulan pelajar tingkat SMP/sederajat belajar dirumah akibat terjadinya Pandemi Covid-19, mulai Rabu (5/8/2020) esok kembali kita  memberlakukan sistem pembelajaran tatap muka disekolah," jelas Rudi.

Dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayan Meranti disampaikan kepada seluruh Kepala Sekolah untuk jenjang SMP/sederajat sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai tanggal 5 Agustus 2020. Namun meski sudah memperboleh pembelajaran dengan sistem tetap muka disekolah proses belajar mengajar tetap harus mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19.

Baca Juga: Lapas Selatpanjang Berlakukan Alat Pembayaran Non Tunai Bagi Narapidana



"Meski Pemerintah Kabupaten telah memberlakukan pembelajaran dengan sistem tatap muka disekolah namun proses belajar mengajar tidak seperti sebelum terjadinya Pandemi Virus Covid-19, artinya tetap harus mengikuti Protokol Kesehatan sesuai arahan pemerintah," jelas Rudi lagi.

Selain diminta menggunakan masker, jaga jarak dengan mengatur jumlah pelajar dalam satu lokal, dan cuci tangan. Pihak sekolah juga diminta untuk membersihkan sarana dan prasarana pendidikan secara rutin minimal 2 kali sehari. Hal itu dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 yang cukup rentan disekolah.





loading...
Loading...