Upacara Senin Pagi, Aturan Paling Aneh Bagi Pendidikan Indonesia Ketika Dijajah Jepang
Ilustrasi (Foto: Istimewa/internet)
RIAU1.COM - Banyak perubahaan sistem pendidikan yang dianggap tidak biasa ketika orang-orang Jepang menjajah Indonesia.
Salah satunya memberikan seragam sekolah dikutip dari historia.id, Sabtu, 5 Desember 2020.
TaK hanya itu, Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan dalam Pendidikan di Indonesia 1900–1974 mencatat, upacara bendera setiap Senin pagi dan penggundulan rambut bagi siswa laki-laki adalah budaya warisan Jepang yang tergolong aneh karena tak pernah didapatkan ketika Belanda hadir di Tanah Air.
Pengalaman baru murid-murid lainnya ketika mendapatkan tindakan keras para pengawas sekolah dalam pendidikan.
Pengawas sekolah wajib bagi pendidikan Tanah Air yang terdiri dari orang-orang Jepang. Tangan mereka mudah berayun ke kepala murid bahkan guru yang kedapatan berbuat salah.
Untuk diketahui, semua guru sekolah zaman Jepang berasal dari Indonesia. Sebagian terdiri atas bekas mahasiswa tingkat terakhir perguruan tinggi masa kolonial.
Artinya, jarak usia mereka sangat dekat dengan para murid khususnya sekolah menengah tinggi.
Tak jarang ada pula guru berasal dari satu angkatan yang sama dengan salah satu murid. Hal ini membuat kualitas pendidikan guru-guru Indonesia jauh di bawah guru Belanda.
Meski seperti itu, secara personal hubungan mereka dengan para murid jauh lebih dekat dan kuat.
Ini terbentuk setelah perilaku keras para pengawas sekolah dan orang-orang Jepang kepada orang Indonesia.