Ilustrasi/net
RIAU1.COM - Pencairan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Mei 2026 mulai dilakukan di sejumlah daerah. BPNT senilai Rp 600.000 tersebut menjadi bagian dari penyaluran bansos tahap 2 tahun 2026 yang mencakup periode April hingga Juni.
Program bansos Kemensos ini diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang datanya tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Penyaluran bantuan dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang terhubung dengan bank penyalur Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.
Di beberapa wilayah, pencairan juga dilakukan melalui kantor pos sesuai mekanisme distribusi daerah masing-masing.
Cara Cek Penerima BPNT 2026 Rp 600.000
Masyarakat dapat mengecek status penerima BPNT secara online melalui aplikasi resmi maupun laman Kemensos. Berikut langkah-langkahnya.
1. Cek BPNT Lewat Aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi “Cek Bansos” melalui Play Store atau App Store
Buka aplikasi lalu pilih menu “Cek Bansos”
Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Klik “Cari Data”
Jika terdaftar sebagai penerima bansos, sistem akan menampilkan informasi seperti nama penerima, jenis bantuan, kelompok desil, hingga status pencairan bantuan.
2. Cara Cek BPNT di Situs Cek Bansos
Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan nomor NIK KTP
Isi kode captcha atau verifikasi yang muncul
Klik tombol “Cari Data”
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan status penerimaan bantuan, termasuk jenis bansos Kemensos yang diterima dan status pencairannya.
Kapan BPNT Mei 2026 Cair?
Jadwal pencairan bantuan bisa berbeda di tiap daerah. Proses distribusi dipengaruhi kesiapan bank penyalur, administrasi wilayah, hingga mekanisme penyaluran di masing-masing daerah.
Karena itu, masyarakat disarankan rutin melakukan pengecekan secara berkala melalui aplikasi maupun situs resmi Kemensos. Pemerintah terus melakukan pemutakhiran data penerima bansos melalui sistem DTSEN.
Dengan pembaruan tersebut, daftar penerima BPNT maupun Program Keluarga Harapan (PKH) dapat berubah sewaktu-waktu sesuai hasil verifikasi terbaru. Jika nama penerima belum muncul saat pengecekan, masyarakat dapat melakukan konfirmasi ke kantor desa, kelurahan, maupun pendamping sosial setempat untuk memastikan status data penerima bantuan.*