Kamis, 04 Juni 2020

OLAHRAGA

Jika Pandemi Corona Tak Usai Hingga Mei 2020, Kompetisi Liga 1 dan 2 Terancam Dihentikan Permanen

news24xx


PSSI PSSI

RIAU1.COM - PSSI akan menyusun rumusan teknis lanjutan berkaitan dengan potensi penghentian kompetisi Liga 1 dan Liga 2 secara permanen, akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Sekarang ini, PSSI sedang berpacu dengan waktu untuk memenuhi tuntutan klub-klub peserta agar memberikan kepastian pelaksanaan kompetisi di tengah penyebaran pandemi Covid-19.

Baca Juga: Soetjipto Soentoro, Penyerang Paling Produktif Sepanjang Sejarah Timnas Indonesia

www.jualbuy.com

Awalnya, PSSI hanya menghentikan sementara pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terhitung 15 Maret hingga awal April 2020 mendatang. Namun, keputusan meniadakan kompetisi diperpanjang hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Melalui Surat Keputusan PSSI nomor: SKEP/38/In/2020 tertanggal 27 Maret 2020, PSSI memutuskan memperpanjang masa penundaan Liga 1 dan Liga 2 dengan pertimbangan status darurat bencana pandemi Covid-19 sebagaimana ditetapkan pemerintah.

Dalam surat tersebut, PSSI memastikan tidak akan menggulirkan liga hingga Juni 2020. Apabila status darurat bencana pandemi Covid-19 berakhir sesuai skenario awal pada 29 Mei 2019, PSSI akan menggelar kompetisi paling cepat pada 1 Juli 2020. 

Namun, jika pandemi Covid-19 belum mereda dan pemerintah memperpanjang masa darurat bencana melebihi 29 Mei 2019, maka PSSI akan menghentikan kompetisi musim 2020 secara permanen.

Baca Juga: New Normal, KONI Kota Pekanbaru Masih Tunggu Regulasi Pola Latihan Atlet

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengajak semua pihak agar berbesar hati menyikapi keputusan tersebut. "Ini adalah kondisi darurat yang melanda umat manusia di dunia. Jika kompak dan bersatu, kita akan kuat, bersama melewati ujian ini," kata Iriawan, dilansir Bolasport.com, Sabtu 28 Maret 2020.

Sementara itu, pihak klub pun kini dipusingkan mengenai kewajiban terhadap pemain dan banyak hal tentang format kompetisi seandainya akan bergulir lagi. 

Di dalam surat itu pula, PSSI meminta pihak klub menyesuaikan besaran gaji pemain hanya menjadi 25 persen dari kewajiban yang tertera dalam kontrak sepanjang bulan April hingga Juni 2020.

PSSI juga masih akan merumuskan regulasi darurat berkaitan dengan penjadwalan, sistem dan format kompetisi, hingga promosi dan degradasi.





loading...
Loading...