Karyawan pangkalan LPG saat melakukan operasi pasar di Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Konsumsi LPG di Pekanbaru mengalami kenaikan dari tahun 2015 ke 2020 sebesar 39,37 persen. Kenaikan konsumsi LPG dari 19.452 ton menjadi 27.109 ton per tahun.
Demikian dikatakan Koordinator Pelaksana pada Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) Lisna Rosmayati dalam kegiatan Konsultasi Publik Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga melalui Skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di SKA Co Ex Pekanbaru, Jumat (10/9/2021).
Besaran subsidi LPG dari APBN mengalami kenaikan dari tahun 2016 hingga 2020 sebesar 68,64 persen. Kenaikan subsidi LPG mulai dari Rp90,39 miliar menjadi Rp152.44 miliar.
"Pada periode 2018-2019 terjadi kenaikan subsidi. Hal ini dikarenakan pada periode tersebut, rata-rata harga LPG impor yaitu 490 USD per ton. Sementara, volume impor pada periode tersebut mencapai 70 persen," jelas Lisna.