Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Belanja pegawai Pemko Pekanbaru dinilai terlalu tinggi. Akibatnya, APBD 2023 tersedot cukup banyak.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun dalam kegiatan Bang Uun Menyapa warga Kecamatan Payung Sekaki di Jalan Pemuda, Sabtu (5/8/2023), mengatakan, jumlah aparatur sipil negara (ASN) sekitar 9.000 orang. Sedangkan jumlah tenaga honorer sekitar 8.000 orang.
"Jumlah honorer ini terlalu besar. Sehingga, kondisi keuangan tidak baik-baik saja," ujarnya.
Belanja pegawai mencapai 34,5 persen. Seharusnya, belanja pegawai hanya 30 persen dari APBD.
"Makanya, saya terus mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," ungkap Muflihun.
APBD Pekanbaru dianggap normal jika sudah mencapai Rp3,1 triliun. Sementara, APBD 2023 hanya Rp2,699 triliun.
