Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan 323 Ketua RT-RW Tuah Madani, Ajak Bersama Bangun Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyerahkan SK pelantikan kepada ketua RT dan RW. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengukuhkan 323 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) Kecamatan Tuah Madani. Pengukuhan digelae di Gedung PKM UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Minggu (9/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Agung mengajak seluruh ketua RT dan RW yang dikukuhkan untuk menjadi bagian dari satu tim dalam membangun Kota Pekanbaru. Pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat melalui RT dan RW.
"Kami ingin bagaimana menjadi satu tim. Tim dengan tim yang sehat yaitu bagaimana membangun wilayah kita semuanya secara bersama-sama," ujarnya.
Pemko tidak mungkin mengetahui seluruh persoalan yang terjadi di setiap lingkungan tanpa bantuan ketua RT dan RW. Kondisi infrastruktur hingga persoalan sosial masyarakat membutuhkan informasi langsung dari tingkat lingkungan.
"Kalau hanya mengandalkan kami saja dan beberapa kepala dinas yang hadir, kami tidak tahu infrastruktur yang rusak,jembatan yang roboh, dan masyarakat yang kurang mampu. Ini semua harus ada kerja sama dengan ketua RT dan RW," ucap Agung.
Ketua RT dan RW yang telah dikukuhkan memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam membangun Kota Pekanbaru. Para ketua RT dan RW diharapkan aktif menyampaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
"RT dan RW yang sudah dilantik sebagai pejabat di lingkungan pemkp merupakan ujung tombak pemerintah untuk membangun Kota Pekanbaru," tegas Agung.
Camat Tuah Madani Farid Irwan Maulana mengatakan, terdapat 544 posisi ketua RT dan RW di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 221 masih aktif menjabat. Sedangkan 323 ketua RT dan RW dilantik oleh wali kota.
"Kami berharap para ketua RT dan RW dapat memahami tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga kerukunan, serta menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah," ujarnya.