Siswa sedang melaksanakan upacara bendera (Foto: Istimewa/fimela.com)
RIAU1.COM -Terjadinya perbedaan harga seragam antar sekolah setelah proses belajar mengajar tahun ajaran 2019/2020 dimulai, ditanggapi santai oleh Kepala Dinas Pendidikan Riau, Rudianto.
Menurutnya, tidak adanya kesamaan karena adanya perbedaan bahan yang dikehendaki berdasarkan kesepakatan antara pihak sekolah dan komite.
"Kalau seragam itu tergantung komite sama anaknya, kan gitu.
Kalau pengadaan mungkin sama. Tapi seragamnya masing-masing kan beda," jelasnya, Sabtu, 29 Juni 2019.
"Karena bahan baju seragam itu kan beda-beda. Kalau mereka minta bahan baju mahal gimana ?. Jadi tergantung lagi dengan komite sama sekolahnya," imbuhnya.
Pada kesempatan yang berbeda, salah satu perajin dan pengusaha jahitan di Pekanbaru, Linda Tailor mengatakan bahwa kualitas bahan sangat mempengaruhi harga jual seragam.
"Untuk seragam jadi (atas) SD, SMP dan SMA dengan nama bahan Tetoron (kualitas standar), biasanya Rp35 ribu-Rp80 ribu," sebut salah satu karyawan, Ahmad.
Berbeda jika pihak sekolah menginginkan kualitas bahan yang lebih baik. Untuk bahan seragam bawahan SD, SMP, SMA dengan merek Element, dibanderol Rp37 ribu- Rp75 ribu/meter. Belum termasuk biaya jahitan sebesar Rp100 ribu-Rp150 ribu.
Sementara bahan seragam atasan SD, SMP, SMA dengan merek yang sama dihargai Rp50 ribu-Rp80 ribu/meter belum termasuk biaya jahitan.