Jumat, 13 Desember 2019

RIAU

Dongkrak Ekonomi, Dompet Dhuafa Riau Kembangkan Jamur Tiram Di Alam Panjang

news24xx


Budi daya jamur tiram di Alam Panjang (Foto: Istimewa/internet) Budi daya jamur tiram di Alam Panjang (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Dompet Dhuafa Riau memberikan modal usaha dalam bentuk pembudidayaan jamur tiram kepada mustahiq zakat yang tergabung dalam kelompok usaha rumah tangga Roemah Jamur Tiram Alam Panjang, Kabupaten Kampar.

Pernyataan ini disampaikan oleh
Manajer Program Dompet Dhuafa Riau Hendi Mardika melalui rilis, Minggu, 17 November 2019.
Baca Juga: 5 Kabupaten Terendam, Banjir di Riau Telan Korban Jiwa

www.jualbuy.com
"Bantuan yang diberikan setara dengan kapasitas 12.000 baglog dilengkapi dengan tempat dan biaya pembudidayaan yang dapat menghasilkan 500-800 gram jamur tiram" sebutnya.

Karena keterbatasan penyediaan, Dompet Dhuafa Riau menyediakannya secara bertahap. Saat ini perhari produksi mereka minimal 15 kilogram. Harga jual jamur tiram segar dipasarkan Rp25 ribu perkilogram. Sementara jamur crispy yang dikemas dengan komposisi 80 gram dengan 6 varian rasa dijual Rp15 ribu/kemasan.

Jamur crispy dijual dengan merk dagang si Miko. Dipasarkan secara offline dan online. Meskipun masih dalam proses pengurusan izin dari LPPOM dan sertifikat halal MUI yang sudah beredar luas di Kabupaten Kampar, Pekanbaru, bahkan sudah dikirim ke Padang dan beberapa daerah lain melalui sistim perdagangan online.
Baca Juga: 21 Gubernur Akan Berkumpul di Riau Pekan Depan, Bahas Dana Bagi Hasil Sawit dari Pusat

Iklan Riau1
Setelah menekuni budidaya jamur tiram, ibu-ibu mustahiq mendapatkan penghasilan rata-rata Rp300 ribu/bulan.

Oleh karena itu penggiat Roemah Jamur Alam Panjang berharap usaha jamur tiram terus eksis dan masyarakat sekitar Alam Panjang bisa mengadopsi usaha yang mereka kembangkan agar masalah kemiskinan berangsur-angsur bisa diurai.





Loading...