Edy Natar
RIAU1.COM - Saat ini angka kemiskinan di Riau berada dibawah rata-rata nasional. Hal tarsebut dikatakan Wakil Gubernur Riau yang juga Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Riau, Edi Natar Nasution.
Namun diakuinya belum sepenuhnya baik. Untuk itu menurut dia, dibutuhkan upaya-upaya strategis untuk menanggulangi kemiskinan harus dilakukan secara terus menerus.
Apalagi ditengah Pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian. Sehingga memengaruhi angka kemiskinan di Riau. Dan pandemi Covid-19, menurut dia justru bisa menjadi momentum yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan dan mengkonsolidasikan berbagai program penanggulangan kemiskinan. Sebab banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah dan lembaga non pemerintah.
"Tapi jika tidak dilakukan secara integrasi, maka hasilnya tidak akan terlihat. Jadi semuanya harus dijalankan dengan strategi besar yang solid dan terintegrasi," kata Wagubri saat menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Riau, di Kantor Bappedalitbang Riau, Senin 14 Desember 2020.
Sebab menurut Edy, tidak terintegrasinya layanan dan program penanggulangan kemiskinan dapat membuat keluarga penerima manfaat tidak mendapatkan akses yang maksimal terhadap program penanggulangan kemiskinan yang mereka butuhkan.
"Karena dalam implementasi program penanggulangan kemiskinan itu tantangan terbesarnya adalah memastikan penerima manfaat adalah pihak yang berhak dan harus tetap sasaran," paparnya.