Senin, 20 September 2021

RIAU

Antisipasi Penyelewengan Uang Nasabah, Komisi III Minta BRK perbanyak Fasilitas Whistle Blowing

news24xx


Karmila Sari Karmila Sari

RIAU1.COM - Komisi III DPRD Riau meminta Bank Riau Kepri (BRK) menyediakan fasilitas aplikasi Whistle Blowing atau pelaporan kecurangan atau pelanggaran yang dilakukan dalam dunia kerja. Hal ini diminta antispasi supaya tidak terjadi kasus penyelewengan dana nasabah oleh oknum Bank Riau Kepri (BRK) yang belakangan terus terjadi serta untuk menjamin keamanan uang nasabah. 

Baca Juga: Terima Bonus Miliaran Rupiah, Leani Ratri Oktila Atlet Riau akan Bangun GOR Bulutangkis di Solo Jateng



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com

"Jadi setiap karyawan bisa menginfokan jika terjadi keanehan secara anonim sehingga bisa mendeteksi apa saja kejadian di BRK,"kata wakil ketua komisi III DPRD Riau Karmila di DPRD Riau. Senin 26 Juli 2021.

Kemudian terkait soal syarat konversi BRK ke syariah, Karmila menegaskan bahwa semua syarat yang 16 tersebut sudah terpenuhi. Dan yang saat ini masih terkendala yaitu soal seleksi komisaris BRK oleh OJK yang sampai ini belum diumumkan.

"Tapi kita akan meminta OJK mempercepat memutuskan dan mengumumkan tiga posisi yang kosong itu, Komisaris Utama, Direktur Kepatuhan, dan Komisaris. Karena ini bagian dari 16 syarat itu,"jelasnya.

Diberitakan sebelumnya 3 orang Pincab BRK ditetapkan sebagai tersangka oleh Direskrimsus Polda Riau dugaan korupsi penerimaan Komisi Asuransi (Fee Based Income) Kredit Konsumer di Bank Riau Kepri.

Status tersebut ditetapkan oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Berkas ketiganya, kini memasuki tahap II di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Ketiganya adalah, mantan Pimpinan Cabang BRK Tembilahan Meyjefri, Pincab Taluk Kuantan, Jefrizal dan Pimpinan Cabang Pembantu (Pincacapem) Bagan Batu, Nurcahya Agung Nugraha.

Baca Juga: Jika Bisa Bermain di Papernas Apakah Leani Leani Ratri Oktila akan Bela Riau? Ini Jawabannya

Selain dari kasus pincap itu, Polda Riau sebelumnya juga mengungkap kejahatan oknum pegawai Bank Riau Kepri Cabang Rokan Hulu. Diaman dua pegawai yang dilaporakan telah mengundurkan diri itu membobol dana nasabah hingga Rp 1,3 Miliar.





loading...
Loading...