DJP Riau Gandeng 20 Perguruan Tinggi dan 25 Sekolah di Program Pajak Bertutur

26 Agustus 2021
Kepala Kanwil DJP Riau Farid Bachtiar saat mengikuti program Pajak Bertutur secara virtual, Kamis (26/8/2021). Foto: Surya/Riau1.

Kepala Kanwil DJP Riau Farid Bachtiar saat mengikuti program Pajak Bertutur secara virtual, Kamis (26/8/2021). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyelenggarakan kegiatan Pajak Bertutur 2021 dengan tema Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara. Di Riau, Kantor Wilayah (Kanwil DJP) telah melakukan program Pajak Bertutur di 20 perguruan tinggi dan 20 sekolah. 

Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo dalam siaran langsung lewat akun YouTube Ditjen Pajak RI, Kamis (26/8/2021), menyampaikan, kegiatan Pajak Bertutur ini guna mengajak generasi muda memahami bahwa bela negara tidak selalu berarti memanggul senjata menghadapi musuh. Namun, bela negara juga dilakukan dengan bentuk yang lain sepanjang masa dalam segala situasi, misalnya mengikuti pendidikan kewarganegaraan baik jalur pendidikan formal maupun non formal. Membayar pajak juga sebagai bagian bela negara yang berfungsi sebagai sumber pembiayaan negara untuk melaksanakan pembangunan. 

Kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, APBN berperan menghadapi kondisi pandemi Covid-19, menangani bidang kesehatan, menangani bantuan sosial, membantu usaha kecil menengah. Makanya, peranan pajak menjadi sangat penting.

"Sekitar 70 persen hingga 80 persen penerimaan keuangan negara atau APBN kita adalah dari pajak,” ujarnya. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, para pelajar dan mahasiswa perlu memahami bahwa pajak sangat penting untuk kehidupan dan kemajuan Indonesia. Pelajar dan mahasiswa bisa bersekolah dan berkuliah karena pajak. 

"Oleh karena itu, kita semua harus belajar tentang pajak dan taat membayar pajak. Program Pajak Bertutur bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kesadaran pajak yang dilakukan oleh pegawai DJP kepada peserta didik (sekolah tingkat dasar, menengah, dan perguruan tinggi) secara berkesinambungan," jelasnya. 

Kegiatan ini dilakukan serentak di 34 Kantor Wilayah (Kanwil) DJP dengan diikuti oleh 252 perguruan tinggi, 500 sekolah tingkat dasar dan menengah serta lebih dari 18.000 pelajar dan mahasiswa.

Kepala Kanwil DJP Riau Farid Bachtiar mengatakan, Pajak Bertutur ini merupakan kegiatan kali kelima sejak tahun 2017. Di Riau, kegiatan Pajak Bertutur yang diselenggarakan oleh Kanwil DJP Riau diikuti sekitar 140 mahasiswa yang berasal dari 20 perguruan tinggi. 

Kegiatan Pajak Bertutur ini dilakukan telah diikuti Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Universitas Riau (UNRI), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska), Universitas Islam Riau (UIR), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Persada Bunda. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tuah Negeri, Universitas Islam Kuantan Singingi, Universitas Islam Indragiri, Universitas Pasir Pangaraian, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indragiri Rengat, Politeknik Caltex Riau, Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sultan Syarif Hasyim, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridho, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Mitra Gama, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis. 

Kegiatan Pajak Bertutur juga dilakukan serentak oleh unit kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) di lingkungan Kanwil DJP Riau dengan lokasi. Untuk KPP Pratama Pekanbaru Tampan, program Pajak Bertutur ini dilakukan di SMPN 32 Pekanbaru, SMP Al Ulum, SMP Darma Yudha. 

KPP Pratama Pekanbaru Senapelan di SMA Cendana Pekanbaru. KPP Pratama Pangkalan Kerinci di SMK 01 Pangkalan Kerinci, SMPN 03 Pangkalan Kerinci, SDN 006 Pangkalan Kerinci. 

KPP Pratama Bengkalis di SMAN 1 Mandau, SMAN 8 Mandau, dan SMPN 2 Mandau. KPP Madya Pekanbaru di SMAN 8 Pekanbaru, SMKN 1 Pekanbaru, dan SMK Perpajakan Riau.

KPP Pratama Dumai di SMAN 1 Dumai, SMAN 5 Dumai, SMKN 1 Dumai, dan SMK Erna Dumai. KPP Pratama Rengat di SMAN 1 Rengat. 

KPP Pratama Bangkinang di SMAN 1 Bangkinang Kota. KP2KP Tembilahan di SMP Negeri 1 Tembilahan. KP2KP Teluk Kuantan di SMAN 1 Teluk Kuantan. KP2KP Siak Sri Indrapura di SMA se-Kabupaten Siak.

KP2KP Selat Panjang di SMP Yos Sudarso Selat Panjang. KP2KP Pasir Pangaraian di SMP Negeri 3 Tambusai Utara. KP2KP Bagansiapi-api di SMP Swasta Bintang Laut.

"Dalam rangka mewujudkan generasi yang mempunya kesadaran pajak, kami terus berupaya melakukan edukasi nilai-nilai kesadaran pajak kepada generasi muda melalui pendidikan dalam program Inklusi Kesadaran Pajak. Program ini akan dapat terlaksana secara optimal apabila kolaborasi dengan kementerian lainnya berjalan dengan lancar," ucap Farid.