PHR Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia Kerja di Sektor Migas

5 Oktober 2026
Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tengah melakukan peninjauan di fasilitas Gathering Statiton (GS) Minas. Foto: Istimewa.

Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tengah melakukan peninjauan di fasilitas Gathering Statiton (GS) Minas. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sekitar wilayah operasinya di Provinsi Riau. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong generasi muda mengenal perkembangan industri minyak dan gas bumi (migas) sekaligus memahami kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan bertajuk Oil & Gas Career Insight Sharing Session yang digelar secara daring pada 23 September. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. 

Lebih dari 700 peserta mengikuti diskusi, mulai dari pelajar SMA/SMK, mahasiswa, alumni Program Vokasi Migas PHR, tenaga pendidik hingga masyarakat umum. Diskusi menghadirkan tiga narasumber dari berbagai bidang, yakni Analis Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Safitri Andani, Senior Officer Human Capital Business Partner Pertamina Patra Niaga Hary Kuswanto, serta Rizky Handika, alumni Program Vokasi Migas PHR.

Ketiga narasumber memberikan gambaran mengenai perkembangan industri migas, kebutuhan kompetensi tenaga kerja, serta pengalaman alumni dalam memasuki dunia kerja. Peserta juga mendapat pemahaman mengenai pentingnya perpaduan kompetensi teknis, kemampuan nonteknis, dan kemauan untuk terus belajar menghadapi dinamika industri. SKK Migas Sumbagut turut mendukung Program Vokasi Migas PHR sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi generasi muda dan tenaga kerja lokal.

"Kami mengapresiasi inisiatif PHR dalam mengembangkan Program Vokasi Migas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi generasi muda dan tenaga kerja lokal. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, lembaga pelatihan, dan industri menjadi penting agar kompetensi yang dikembangkan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja," kata Analis Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Safitri Andani Safitri Andani.

Program Vokasi Migas PHR merupakan bagian dari program Community Involvement and Development (CID) untuk memperluas akses pengembangan kompetensi dan peluang kerja bagi masyarakat.
Program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan kompetensi industri. Kemudian, program ini dilanjutkan dengan pelatihan berbasis standar industri, sertifikasi, pembekalan kesiapan kerja hingga job matching. 

Pelaksanaannya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya PPSDM Migas Cepu, Pertamina Drilling Center/Indonesia Drilling Training Center, pemerintah daerah, kontraktor, serta industri pendukung. Efektivitas kegiatan juga terlihat dari hasil evaluasi. Pemahaman peserta meningkat berdasarkan hasil pre-test dan post-test dengan skor di atas 90 persen.

Selain peningkatan pemahaman, peserta memberikan sejumlah masukan untuk pengembangan kegiatan berikutnya, di antaranya informasi mengenai program magang serta penyelenggaraan webinar lanjutan yang membahas industri migas dan peluang pengembangan karier. Melalui pengembangan kompetensi dan perluasan akses informasi, PHR terus mendorong generasi muda mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.