Usia Harapan Hidup di Pekanbaru Tertinggi di Riau, Sejumlah Daerah Masih Rendah

5 Maret 2026
Penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Semester 2 Tahun 2025 dan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Balai Serindit, Kamis (5/3/2026). Foto: Surya/Riau1.

Penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Semester 2 Tahun 2025 dan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Balai Serindit, Kamis (5/3/2026). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Angka usia harapan hidup di sejumlah daerah masih menunjukkan ketimpangan di Riau. Pekanbaru mencatat usia harapan hidup tertinggi di Provinsi Riau, yakni mencapai 76,37 tahun. 

"Angka tersebut menempatkan Pekanbaru sebagai daerah dengan kualitas kesehatan masyarakat yang relatif lebih baik dibandingkan daerah lainnya di provinsi tersebut," kata Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau Evenri Sihombing dalam pidatonya saat Penyerahan Laporan Eksekutif Daerah Semester 2 Tahun 2025 dan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Balai Serindit, Kamis (5/3/2026).

Setelah Pekanbaru, posisi kedua ditempati oleh Kampar dengan usia harapan hidup sebesar 75,68 tahun. Sementara itu, Pelalawan dan Bengkalis berada di posisi berikutnya dengan angka usia harapan hidup masing-masing sebesar 74,68 tahun.

Di sisi lain, sejumlah daerah masih memiliki angka usia harapan hidup yang relatif lebih rendah. Daerah tersebut antara lain Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Dumai, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, serta Siak.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan, khususnya pada sektor kesehatan. Disarankan agar lokasi bantuan keuangan di bidang kesehatan sebaiknya diprioritaskan bagi daerah-daerah yang memiliki angka usia harapan hidup lebih rendah.

“Daerah dengan usia harapan hidup yang masih rendah perlu menjadi prioritas dalam pemberian bantuan keuangan sektor kesehatan. Supaya, kualitas layanan kesehatan masyarakat dapat meningkat,” ujar Evenri.