Bupati Sukiman Klaim di Rohul Tidak Ada Penebangan Hutan dan Pembalakan Liar

7 Januari 2022
Bupati Sukiman menanam pohon

Bupati Sukiman menanam pohon

RIAU1.COM - Dengan terjadinya musibah banjir bandang di Kecamatan Lobu Sutam, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut) pada Jum’at (31/12/2021) lalu, diharapkan jadi pelajaran untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Sebab, meluapnya air di Hulu Sungai Batang Lubuh di Padang Lawas terdampak langsung bagi Kabupaten Rohul. Selain banjir bandang merendam ribuan rumah warga di Rohul, hanyutnya material kayu di Hulu Sungai Batang Lubuh tersebut diduga kuat akibat penebangan hutan secara liar.

“Musibah Banjir bandang di Padang Lawas ini sebagai warning bagi kita. Mari kita ambil hikmahnya, perlunya kesadaran kita bersama untuk mencegah penebangan liar, mari kita jaga kelestarian alam dan lingkungan,” kata Bupati H. Sukiman.

Diakui Bupati Sukiman, dampak penebangan hutan secara liar turunnya sumber daya air menjadi bagian dari dampak penebangan hutan secara liar dikarenakan pohon sangat berkontribusi dalam menjaga siklus air melalui akar pohon.

“Jika kita menjaga alam, alam juga akan menjaga kita. Jangan lakukan penebangan liar secara besar-besaran yang dapat mengakibatkan banjir dan longsor, dikarenakan hutan berfungsi sebagai penyerap air dan menyimpan air dalam jumlah yang banyak dikala hujan lebat terjadi,” ujarnya.

Sukiman mengklaim alam dan hutan di Kabupaten Rokan Hulu masih tetap terjaga. Karena seluruh pihak mulai dari Kepolisian TNI dan masyarakat sepakat menjaga alam Rohul dari penebangan hutan dan pembalakan liar.

“Kita Rohul Insyallah tidak ada penebangan hutan dan pembalakan liar. Aparat Kepolisian TNI dan masyarakat bersama sepakat menjaga kelestarian alam di Rohul, tutur Sukiman.*