Panen Padi Gogo di Rumbai, Bukti Pekanbaru Punya Potensi Perkuat Ketahanan Pangan
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho saat melakukan panen perdana padi gogo.
RIAU1.COM - Lahan yang sebelumnya tidak produktif, kini mulai memberikan hasil. Kelompok Tani C99 berhasil menggelar panen raya padi gogo di lahan pertanian seluas lima hektare di Jalan Cendana, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kamis (30/7/2026). Panen musim ini menjadi kabar menggembirakan bagi para petani.
Produksi padi gogo yang dihasilkan mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki potensi untuk terus dikembangkan di tengah kawasan perkotaan.
Momentum panen raya semakin istimewa dengan kehadiran Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang melakukan panen perdana padi gogo. Padi jenis ini dikenal memiliki nilai komersial yang cukup tinggi. Sehingga, pengembangan padi gogo ini dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kehadiran wali kota menjadi bentuk dukungan Pemko Pekanbaru terhadap para petani. Hal inu sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan daerah.
Ketua Kelompok Tani C99 Salamuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemko Pekanbaru terhadap kelompok tani. Keberhasilan mengembangkan lahan pertanian tersebut tidak terlepas dari upaya memanfaatkan lahan tidur yang sebelumnya belum produktif.
“Bantuan dan perhatian dari pemko sangat berarti bagi kami. Dukungan ini membantu kami memanfaatkan lahan tidur di sekitar kawasan ini sehingga dapat dipinjam pakai dan dikelola menjadi lahan pertanian yang produktif,” ujarnya.

Lahan Tidur
Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif menjadi salah satu cerita penting dari keberhasilan Kelompok Tani C99. Lahan yang sebelumnya belum memberikan manfaat optimal, kini mampu menghasilkan komoditas pangan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.
Bagi Pemko Pekanbaru, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan pertanian di kawasan perkotaan tetap memiliki ruang yang besar. Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan berbagai pihak, lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk memperkuat produksi pangan lokal.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan kebanggaannya melihat perkembangan pertanian yang dilakukan masyarakat. Keberhasilan budidaya padi gogo menjadi bukti bahwa Pekanbaru memiliki potensi untuk terus bergerak menuju kemandirian pangan.
“Kami harus hadir di tengah masyarakat, memahami dan mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat, termasuk petani padi. Ketika saya turun ke lapangan, jangan ragu untuk menyampaikan usulan atau kebutuhan kepada pemko selama itu untuk kepentingan bersama,” katanya.
Bagi Agung, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya untuk melihat hasil pembangunan. Tetapi, pemerintah juga mendengarkan langsung berbagai persoalan dan kebutuhan yang dihadapi masyarakat.
Momentum panen raya pun dimanfaatkan masyarakat dan anggota kelompok tani untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Usulan yang disampaikan cukup beragam, mulai dari pembangunan jaringan irigasi, balai pertemuan, perbaikan jalan dan drainase, hingga penyediaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih di RW 2 Kelurahan Meranti Pandak.

Aspirasi Masyarakat
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Agung memastikan Pemko Pekanbaru akan menindaklanjuti usulan masyarakat sesuai kemampuan dan skala prioritas.
Usulan yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat akan segera dikerjakan. Sementara itu, kebutuhan yang membutuhkan kajian lebih lanjut akan dibahas dengan mempertimbangkan tingkat urgensi serta manfaatnya bagi masyarakat secara luas.
“Yang bisa dilaksanakan segera akan kami kerjakan secepatnya. Sedangkan yang membutuhkan kajian akan kami bahas terlebih dahulu untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas, bukan hanya kelompok tertentu. Intinya, kami selalu hadir untuk masyarakat,” tegas Agung.
Sikap tersebut memperlihatkan komitmen Pemko Pekanbaru untuk menjadikan aspirasi masyarakat sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan. Dengan mendengar kebutuhan warga secara langsung, pemerintah dapat menentukan program yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Alsintan Petani
Dukungan Pemko Pekanbaru terhadap Kelompok Tani C99 juga diwujudkan melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Agung menyerahkan satu unit power thresher atau mesin perontok padi mini kepada Kelompok Tani C99.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pascapanen, mengurangi beban kerja petani, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan hasil pertanian.
Kehadiran alsintan juga menjadi bagian dari upaya mendorong petani agar mampu meningkatkan produktivitas dan mengelola hasil panen dengan lebih efektif.
Panen raya padi gogo Kelompok Tani C99 pada akhirnya bukan sekadar seremoni.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi gambaran bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dapat mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pangan dan penggerak ekonomi. Dengan dukungan terhadap petani, pemanfaatan lahan tidur, penyediaan sarana pertanian, serta tindak lanjut terhadap kebutuhan masyarakat. Pemko Pekanbaru terus mendorong pertanian perkotaan agar tumbuh menjadi salah satu kekuatan dalam membangun kemandirian dan ketahanan pangan daerah. (Advertorial)
