Jumat, 07 Agustus 2020

BENGKALIS

Lahan Semak Belukar Perbatasan PT SRL dan PT Priatama Terbakar di Rupat Bengkalis

news24xx


Lahan Milik PT SRL dan PT Priatama Terbakar di Rupat Bengkalis/R24 Lahan Milik PT SRL dan PT Priatama Terbakar di Rupat Bengkalis/R24

RIAU1.COM -BENGKALIS - Asap membumbung tinggi terlihat di areal lahan HPT semak belukar perbatasan PT. SRL dan PT. Priatama tepatnya di Desa Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. 

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengakibatkan 2 hektar lahan terbakar dan kemungkinan bisa bertambah, karena petugas masih berupaya memadamkan api.

Baca Juga: 30 Ton Gula Tanpa Logo Halal Dimusnahkan Satpolairud Bengkalis

www.jualbuy.com
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis Tajul Mudaris menyampaikan bahwa, karhutla terjadi sejak Rabu 1 Juli 2020 kemarin, saat itu terdapat titik api.

"Saat ini sedang dilakukan pemadaman oleh tim BPBD, TNI, Polri dan pihak perusahaan yang ada disana, masih melakukan pemadaman, sementara di lokasi angin kencang serta cuaca panas dan jauh dari pemukiman,"ungkap Tajul Mudaris, Jumat 3 Juli 2020.

Tajul menyebutkan kebakaran yang terjadi sejak kemaren sudah membakar lebih kurang 2 hektar lahan. Sedangkan posisi titik api jauh ditengah hutan dan sulit di jangkau dengan jalan darat.

"Kemarin petugas kita belum bisa melakukan pemadaman karena titik apinya jauh di tengah hutan dan kita baru bisa mendapatkan titik koordinatnya dan hari ini baru dilakukan pemadaman," ungkap Tajul lagi.


Baca Juga: Dua Pemilik 19 Kg Sabu Divonis Mati PN Bengkalis

Menurut Tajul, sampai hari ini masih tercatat satu titik api, "Sebenarnya ini yang dikawatirkan terjadi, dengan adanya covid-19, kita berharap tidak ada terjadinya karhutla, tapi nyatanya semalam muncul titik hot spot dan titik api di Kecamatan Rupat,"kesal Tajul.

Terkait kesiapan tim pemadam, tim dilapangan tetap siap karena disetiap kecamatan sudah punya tim pemadam kebakaran tapi tetap bekerjasama dengan TNI-Polri, masyarakat peduli api (MPA) dan perusahaan yang ada di daerah itu.

"Kita juga berusaha melakukan pencegahan dengan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dalam hal ini kita imbau untuk tidak membakar lahan didaerahnya,"ucap Tajul Mudaris.(Hari)
 





loading...
Loading...