Sabtu, 28 Mei 2022

BENGKALIS

Pemulihan Kawasan Mangrove di Riau, Desa Teluk Pambang dan Kembung jadi Pilot Project

news24xx


Ilustrasi (Foto:Katadata)  Ilustrasi (Foto:Katadata)

RIAU1.COM - Dalam mendukung upaya pemulihan ekosistem mangrove melalui program MERA (Mangrove Ecosystem Restoration Aliance) masyarakat diminta untuk berperan aktif. 

Baca Juga: Masih Ada Perangkat Daerah Bengkalis Belum Manfaatkan Sistem Elektronik



www.jualbuy.com

Untuk diketahui, ada dua desa yang akan menjadi pilot project program ini untuk tiga tahun ke depan, yaitu Desa Teluk Pambang dan Desa Kembung Luar Kecamatan Bantan, Bengkalis. 

Demikian kesimpulan dari Lokakarya Implementasi Rencana Pemulihan Ekosistem Mangrove di Provinsi Riau, Program Mangrove Ecosystem Restoration Aliance (Mera) Provinsi Riau 2021-2024 akhir pekan ini. 

Dalam lokakarya tingkat desa tersebut, tampil sebagai narasumber, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bengkalis Yuhelmi, Kepala UPT KPH Bengkalis Pulau Agus Rianto, Kabid Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Susi Feniyantu, Direktur Eksekutif Bahtera Melayu Defitri Akbar dan Direktur Program MERA YKAN Muhammad Imram Amin. 

Dalam konteks mewujudkan upaya pemulihan ekosistem mangrove, Muhammad Imran Amin mengatakan, diperlukan perencanaan restorasi mangrove yang tepat. Penyusunan perencanaan restorasi perlu didasari oleh data, informasi, dan pertimbangan keilmuan yang kuat. 

"Oleh karena itu, beberapa studi dan kajian sebagai dasar dalam menentukan strategi dan metode restorasi telah dilakukan, seperti lokakarya perencanaan aksi konservasi, pemetaan stakeholder, pemetaan ekosistem mangrove dengan citra satelit, pemantauan ekosistem mangrove, flora, gastropoda, ikan, burung, mamalia, dan herpetofauna, serta studi hidrooseanografi," papar dia. 

Penyusunan Rencana Pemulihan Ekosistem Mangrove Riau, sebut dia dimaksudkan untuk menyediakan dokumen yang akan digunakan sebagai acuan dalam memulihkan ekosistem mangrove di Provinsi Riau telah selesai dan ditandatangani oleh Gubernur Riau pada bulan September 2020. 

Baca Juga: Gajah Betina Ditemukan Mati di Kabupaten Bengkalis, Seperti Ini Penampakannya

"Proses penyusunan Rencana Pemulihan Ekositem Mangrove Provinsi Riau tersebut telah dilakukan pada program MERA Fase pertama, Maret 2019 – September 2020," paparnya.*





loading...
Loading...