Senin, 17 Februari 2020

HUKUM

Partai Koalisi Pendukung Pemerintah di DPR Pilih Panja untuk Awasi Kasus Jiwasraya, Asrul Sani: Jadi Enggak Gaduh

news24xx


Sekjen PPP, Asrul Sani Sekjen PPP, Asrul Sani

RIAU1.COM - Sekjen PPP Asrul Sani menyatakan, keputusan koalisi partai pendukung pemerintah di DPR RI untuk lebih membentuk Panja ketimbang Pansus dalam mengawasi kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya setelah mendengar penjelasan Presiden Jokowi.

Asrul menuturkan, partai-partai koalisi pemerintah, termasuk Gerindra berkomunikasi, pemerintah punya rencana menyelesaikan. "Maka kita tidak bikin pansus dulu. Kami coba selesaikan melalui panja dulu," tuturnya, Jumat 17 Januari 2020.

Baca Juga: Walikota Bogor Bima Arya: Omnibus Law Jokowi Berbahaya dan Otoriter

www.jualbuy.com

"Hal ini menjadi kesepakatan partai kolisi pendukung pemerintah setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara pada Selasa 14 Januari 2020 lalu," sebutnya.

Bagi Asrul, bukan berarti kesepakatan pembentukan Panja mengikuti perintah Jokowi. Tetapi, setelah mendengarkan penjelasan dari Jokowi soal penanganan kasus Jiwasraya, partai koalisi menyatakan pembentukan pansus tidak diperlukan.

Baca Juga: Siapa yang Memberikan Informasi Tentang Keberadaan Harun Masiku Diberi Hadiah iPhone 11

Iklan Riau1

Maka, disepakatilah supaya komisi terkait, yaitu Komisi III, Komisi VI dan Komisi XI membentuk Panja Jiwasraya. "Panja tentu kemungkinan di Komisi VI, di Komisi XI kan juga bisa ada panja pengawasan sektor jasa keuangan atau lembaga keuangan nonbank. Di Komisi III juga bisa nanti ada panja penegakan hukum," paparnya.

Kata Asrul, ini merupakan keputusan terbaik bagi DPR untuk menjalankan fungsi pengawasan tanpa menambah kegaduhan. "Kan begitu saja sudah. Jadi enggak gaduh, tapi fungsi-fungsi pengawasan DPR masih bisa dijalankan," tukasnya.





Loading...